Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kakek ini Ditemukan Pingsan di Sebuah Halte, Ternyata Belum Makan Selama Tiga Hari


Kenyataan memilukan ini terbongkar sehabis aparat Satpol PP yang melaksanakan langlang Pemisahan Sosial Bernilai Besar( PSBB) menciptakan eyang gelandangan itu di stasiun depan Kantor Ditjen imigrasi Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa( 28 atau 4 atau 2020) siang.

Awal mulanya, si eyang yang ditemui pingsan itu diprediksi terhampar virus Covid- 19, alhasil dengan kilat aparat bertamu posko Covid- 19.

“ Kita lagi langlang, lalu temui ayah itu di stasiun. Langsung kita bertamu posko Covid- 19 buat dievakuasi,” tutur Kasi Ops Satpol PP Jakarta Timur, Badrudin.

Tetapi sehabis dievakuasi aparat kedokteran serta dicoba pengecekan, eyang gelandangan itu pingsan karena belum makan sepanjang 3 harinya.

“ Mulanya sehabis kita jalani kir, temperatur badannya 38 bagian. Dari riwayatnya belum makan sepanjang 3 hari,” tutur aparat kedokteran Kecamatan Jatinegara, dokter Susi.

Kesimpulannya, eyang itu diberi makan serta minum oleh aparat. Setelah itu setelahnya eyang itu dibawa ke Gor Ciracas, tempat penampungan gelandangan di Jakarta Timur, semacam dikutip Viva. co. id.

Sepanjang ditempatkan di tempat penampungan gelandangan, eyang itu hendak dipantau serta dicoba pengecekan lebih lanjut buat membenarkan eyang tanpa bukti diri itu leluasa dari virus Covid- 19.



(Sumber: https://palingseru.com/171860/)