Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sambil Menatap ke Langit, Bocah Ini Terus Panggil Mama yang Sudah Meninggal

Sangat mengharukan. Seakan tidak dapat menguasai realitas, seseorang anak kecil memandang ke langit serta lalu berteriak memanggil ibunya yang tewas.

Film yang dibagikan di alat sosial itu menampilkan anak kecil itu berteriak Biyung kesekian kali sembari menunjuk ke arah langit.

Bagi suatu gerbang informasi di Spanyol, film itu direkam di Salvador, di mana ia serta saudaranya yang pula sedang kecil kehabisan bunda mereka.

Bunda Yang Bercahaya Itu

“ Amati bunda aku,” tutur anak kecil itu sembari membuktikan ke arah langit.

“ Yang mana ibumu sayangku?” pertanyaan perempuan yang terletak di sana.

" Yang bercahaya itu," tutur anak itu, semacam yang ditulis oleh gerbang lokal.

Lalu Panggil Biyung Sembari Memandang Langit

Dalam film, anak adam itu seakan mau berdialog dengan ibunya.

Ia lalu berteriak memanggil Biyung. Kelakuan anak itu membuat anak lain yang diprediksi kakaknya meratap serta memeluknya.

Bagi gerbang itu, banyak orang di Salvador memiliki kerutinan bercerita buat kanak- kanak mengenai orang yang disayang.

Tuturnya bila orang yang disayang tewas bumi, hingga ia hendak jadi bintang sangat besar serta sangat jelas di langit.

Film anak adam yang memandang ke langit serta lalu berteriak memanggil ibunya yang telah tewas mengundang rasa iba dari netizen.

Anak Kecil Lalu Panggil Bunda Dikala Main di Kober Kedua Orang Tuanya

Dream- Masih ingat dengan yang terjalin pada anak Malaysia bernama Muhammad Arfan Ziqri ataupun bersahabat terpanggil Afan?

Terkini berumur 2 tahun, ia sudah kehabisan kedua orang tuanya. Orang berumur Afan hadapi musibah sepeda motor di Kuala Lumpur pada Oktober kemudian.

Dikala itu Afan tidak ketahui papa serta ibunya sudah meninggalkannya buat paling lama. Ia sedang nampak gembira bahagia. Main di dekat keranda, tempat jenazah orang tuanya disemayamkan.

Lebih memilukan lagi, Afan nampak main dikala banyak orang lagi mensholatkan jenazah kedua orang tuanya.

Saat ini, sehabis 3 bulan lalu, Afan dibawa oleh pamannya, Azuan Shamsuddin, buat kunjungan ke kober orang tuanya.

Lewat artikel di Facebook, Shamsuddin memberikan kegiatan keponakannya itu dikala terletak di kober ibunya.

Lalu Memanggil Ibu

Dalam gambar di artikel Shamsuddin, nampak Afan lagi main pasir di dekat kober bunda serta ayahnya.

Tidak hingga di sana saja, Afan pula memanggil ibunya Bu, Bu. Seakan mau mengajaknya berdialog.

Panggi- panggil bunda, seakan mau berdialog.

" Petang ini membawa berangkat ke kober bunda serta ayahnya, ia mau berdialog dengan ibunya. Bila telah di mari, ia panggil- panggil Bu, Bu," catat Shamsuddin.

Menyangkal Buat Pulang

Yang memasygulkan, Afan seakan tidak ingin kembali. Ia mau main pasir di dekat kober bunda serta ayahnya. Sementara itu dikala di rumah ia tidak sempat main pasir.

Nyata sekali bila Afan amat kangen dengan orang tuanya. Dikala tangannya ditarik supaya kembali ke rumah, Afan tidak ingin.

" Tidak ingin kembali. Ia senang bersandar bermain pasir di sana. Di rumah ia tidak sempat ingin bermain pasir."

Mau di kober, tidak ingin kembali.

" Betul Allah, nyata terlihat sekali ia kangen dengan orang tuanya. Raih tangannya membujuk kembali, ia tidak ingin."

Anak apes ini saat ini bermukim bersama neneknya. Ia telah sebagian kali ini kunjungan ke kober orang tuanya.






( sumber: https:// www. dream. co. id )