Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

🔵 Bikin Merinding, Tubuh Penggemar Sashimi Digerogoti Cacing Pita 🔵





Guangzhou- Rasa cinta seseorang laki- laki Cina terhadap makanan sushi serta sashimi hampir membunuhnya. Karena itu, semua badannya dipadati cacing pita.

Sesuatu hari, laki- laki yang tidak diucap namanya itu periksakan diri ke dokter. Beliau mengeluhkan sakit luar lazim di perutnya serta mengerinyau di semua kulitnya.

Dokter yang melaksanakan tindakan pemeriksaan pada badan penderita, menciptakan kodisi horor: cacing pita penuhi tubuh laki- laki itu sehabis beliau mayoritas makan sashimi-- santapan versi Jepang berbentuk sayatan daging ikan mentah.

Baca Juga :



Dokter percaya, ikan mentah yang disantap pengidap sudah terinfeksi. Penderita kemudian  dirawat di Guangzhou Nomor. 8, Rumah Sakit Orang di Provinsi Guandong di Cina timur.

Beberapa penelitian membuktikan, komsumsi ikan mentah ataupun yang tidak matang dapat menyebabkan bermacam peradangan benalu.

Sejumlah penelitian menunjukan, mengonsumsi ikan mentah atau yang tak matang bisa mengakibatkan berbagai infeksi parasit.

Infeksi cacing pita terjadi setelah pasien menelan larva diphyllobothrium, yang ditemukan pada ikan tawar seperti salmon -- meski yang sudah diasinkan atau diasap. Salmon lahir di perairan air tawar, bermigrasi ke lautan, lalu kembali ke air tawar untuk bereproduksi.

Baca Juga :


Kasus infeksi cacing pita diketahui meningkat di area-area miskin dengan sanitasi yang buruk. Namun, hal serupa juga ditemukan di negara maju.

Diduga, peningkatan kasus di negara maju diakibatkan makin meningkatnya popularitas sushi dan sashimi. Demikian ditulis di jurnal Canadian Family Physician.

"Makin meluasnya popularitas makanan Jepang, sushi dan sashimi, berkontribusi pada hal tersebut," kata penulis studi, Nancy Craig seperti Liputan6.com kutip dari Daily Mail,.

"Makanan populer lain juga mungkin terkait, seperti filet (ikan) mentah yang diasinkan -- yang berasal dari Baltik atau Skandinavia. Juga carpaccio -- ikan atau daging mentah super-tipis yang biasa disajikan di Italia, salmon mentah, dan atau ceviche yang direndam cairan garam yang tak terlalu asin."

Sementara, Dr Yin dari Rumah Sakit Guangzhou No. 8 dalam situs that'smags.com mengatakan bahwa makanan yang terkontaminasi  telur cacing pita bisa menyebabkan cysticercosis -- kondisi ketika cacing dewasa masuk ke aliran darah seseorang.

Baca Juga ;

Tipe infeksi ini tak bisa dianggap remeh. Bisa mengancam jiwa seseorang, jika cacing mencapai otak manusia. 

Ini Indikasinya!
Peradangan cacing pita pada orang melalui sushi ataupun sashimi dapat terjadi dampak ikan mentah yang dikonsumsi terkena cacing yang sedang dalam langkah larva.

Kala ikan komsumsi cacing pita, hingga larva-larva yang meretas melekat pada bilik usus ikan serta cacing menginfeksi dagingnya.

Sebab sushi tidak dimasak, larva-larva dapat beralih ke daging orang yang menyantap ikan terinfeksi itu.

Sekali orang terkena, cacing pita hendak berkembang di dalam usus-- dapat menggapai sampai sejauh 15 m dalam durasi sebagian minggu. Cacing itu dapat lalu bertahan hidup hingga sebagian tahun.

Tidak cuma bermukim dalam badan orang, cacing yang dapat tidak ditemukan sepanjang sebagian minggu apalagi sebagian bulan sanggup menelur-- yang setelah itu akan menginfeksi bagian lain dari badan orang.

Baca Juga :

Tanda- tanda orang terkena cacing pita tercantum hadapi meriang, konstipasi ataupun perut terasa tidak aman. Awal mulanya pertanda tercantum ringan- sedang, alhasil pengidap tidak mengetahui terdapat perihal sungguh- sungguh dalam badannya.

Bila larva-larva cacing pita mulai pindah ke bagian lain badan, mereka mulai mengikis batin, mata, jantung ataupun otak. Dapat memunculkan kematian.( Tnt)