Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

๐Ÿ’— JADIKAN PELAJARAN, Bocah 2 Tahun Alami Koma Lantaran Orang Tua Salah Beri Takaran Obat ๐Ÿ’—


Melihat anak-anak sakit, orang berumur pasti hendak merasa sedih serta bergegas untuk  mengobati anak .

Namun perlu diwaspadai dalam memberikan obat kepada anak, seseorang anak telah koma lantaran orang tua salah dalam memberikan takaran obat

Phan Hong Si, Delegasi Kepala Unit Pengaturan Toksin Intensif, Rumah Sakit Biasa di Phu Tho, Vietnam, berkata kalau penderita TVD, yang berumur 27 bulan dalam situasi kritis.

Anak itu wajib dipindahkan ke rumah gawat darurat dan masuk ke dalam ruang ICU kemudian, dalam situasi kritis sebab antipiretik parasetamol.

Penderita dirawat di rumah sakit dalam kondisi, lemas, meriang besar 38 bagian, kesusahan bernapas, alat pernapasan berventilasi kurang baik, serta hati membengkak 2cm di dasar panggul.

Dokter mendiagnosis, penderita hadapi asidosis metabolik akut( PH 7. 1) bersumber pada pneumonia ataupun radang alat pernapasan.

Keluarga berkata anaknya memang mengalami  meriang panas serta sesak napas, mereka memberinya parasetamol antipiretik 500mg x 4 kapsul dalam satu hari.

Perihal itu sudah dicoba sepanjang 4 hari beruntun.

Baca Pula :




Sehabis diperiksa anak itu mengalami koma dan hatinya mengalami pembengkakan parah, sampai terjadi kenaikan enzim hati  dan terjadi kenaikan bilirubin.

Setelah dicek bocah tersebut dinyatakan alami gagal hati kronis, hingga terjadi peningkatan enzim hati serta terjadi peningkatan bilirubin.

Setelah penanganan yang gagal tersebut, pasien akhirnya kembali dirujuk ke Rumah Sakit Anak Nasional untuk perawatan lebih lanjut.


Sebagai orang tua harus berhati-hati dalam menjaga buah hati, sebagai pelajaran jangan sampai terulang kepada buah hati kita.
Semoga bermanfaat