Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

🔵 Mengerikan, Otak Remaja Dipenuhi Cacing Pita Akibat Makan Daging Babi Mentah 🔵




Mengerikan, Otak Anak muda Dipadati Cacing Pita Dampak Makan Daging Babi Mentah

Imbauan buat memasak daging babi sampai matang tidak bisa dikecilkan. Seseorang anak muda asal India jadi korban sehabis makan daging babi anom.

Diambil Himedik dari Mirror, anak muda adam berumur 18 tahun ini tewas sebab otaknya dipadati oleh benalu cacing pita.

Awal mulanya, anak muda yang tidak dituturkan namanya itu periksakan diri ke dokter di Faridabad, India, sebab mengidap pembengkakan di mata kanan serta biji kemaluan kanan.

Orang berumur penderita takut serta berikan ketahui dokter kalau putra mereka sudah mengidap sakit pada akar pukang sepanjang lebih dari sepekan.

Baca Juga :


Sedemikian itu memandang hasil pemindaian di ESIC Medical College and Hospital, para dokter tertegun serta merasa ngeri. Bagi suatu riset permasalahan di New England Journal of Medicine, warnanya benalu sudah menabur ke otak penderita.

Dari pengecekan MRI, nampak terdapatnya kehancuran yang diakibatkan oleh kista di korteks serebral, yang ialah baju hujan luar jaringan otak, dan batang otak, tercantum otak kecil, yang terletak di balik kepala di atas sumsum tulang balik.

Dokter mendiagnosis anak muda itu dengan Neurocysticercosis. Penyakit benalu otak ini terjalin pada penderita dampak memakan telur cacing pita yang sudah melampaui kotoran seorang yang mengidap cacing pita usus.

Baca Juga :


Telur itu meretas serta menghasilkan cubung- cubung yang merangkak masuk ke jaringan otot serta otak, tempat terjadinya kista. Para dokter pula menciptakan kista di mata kanan serta biji kemaluan kanan penderita.

Dokter juga membagikan formula steroid serta antibiotik pada penderita, namun beliau tewas 2 minggu setelah itu, sehabis mengidap kejang- kejang serta benalu mulai menyantap otaknya.



Bagi Pusat Pengaturan serta Penangkalan Penyakit AS, beberapa besar peradangan sistiserkosis terjalin di wilayah pedesaan di negeri bertumbuh, tempat babi dapat menjelajahi ke manapun serta aplikasi sanitasi sedang kurang baik.

Walaupun peradangan ini bisa jadi tidak sering terjalin pada masyarakat di negara- negara di mana babi tidak mempunyai kontak dengan kotoran orang, sistiserkosis dapat melanda siapapun serta di mana saja.

Penderita dengan sistiserkosis tidak bisa memindahkan penyakit mereka ke orang lain. Cuma banyak orang dengan peradangan cacing pita di usus yang bisa mengedarkan telur yang beresiko itu kala kebersihan kurang pantas ataupun diabaikan.