Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

πŸ’— Tidak perlu berteriak Atau Memukul. Cukup Lembutkan Hati Anak Dengan 3 Teknik Ini πŸ’—



Tidak perlu berteriak atau tidak Memukul. Cuma memakai metode intelektual, anak bisa bertingkah laku baik dan  halus seperti orang tua gimana membuat anak mereka merasa dicintai.


Anak-anak selalu mempunyai sifat jujur. Apa yang kita amati dari melihat mukanya mukanya ataupun tingkah lakunya merupakan apa yang betul- betul mau ia sampaikan pada orang tuanya. Meskipun anak-anak kita kesana kemari, tidak duduk diam sebenarnya fase ini sementara. Ketika Anak sudah  tumbuh dewasa Maka kita rindu perilaku mereka.

Dan anak-anak Beranjak dewasa Hingga kita kangen dengan sikap mereka.

Ramai juga bunda dan bapak bertanya bagaimana cara melembutkan hati anak-anak biar sentiasa selalu mendengarkan perkataan orang tua dan mempunyai hati yang lembut.

Kunci yang dibagikan oleh Bunda Salinda Sopian simpel serta efisien dalam seluruh perihal yang kita jalani.

Lembutkan Hati Anak- anak

Ketika Anak Rewel. Kita sebagai orang tua terkadang mengabaikannya , terkadang Anda bahkan juga tidak ingin mendengar apa pun.

Baca Juga :

Saya bilang jangan main, main juga. Saat dilarang, mulailah si anak berteriak dan menangis.

Biasanya orang tua selalu mengabaikan jeritan dan air matanya si anak . Tetapi kadang-kadang saya menjadi emosional juga.

Saya berikan 3 tips sederhana ini untuk Melembutkan Hati anak-anak Sehingga anak-anak merasa senang dan mudah diterima dan patuh kepada orang tuanya
  • Tidur
Ketika anak-anak tertidur aku hendak baca‘ Ya Latif’ serta tiupkan di ubun anak-anak.

Ya Latif merupakan salah satu dari nama- nama Allah SWT yang berarti Yang Maha Halus.

Ketika hembus tu, beredoalah pada Allah SWT biar hati mereka halus.

Baca juga :

  • Mencuci beras
Semestinya ibu- ibu hendak memasak nasi tiap hari buat keluarga, bukan?

Sewaktu cuci beras itu, bisa amalkan tahap ini;

Cuci dengan tangan kanan

Mencuci beras bertentangan dengan arah jam( turut arah putaran tawaf)

Mencuci beras dengan mengucapkan Selawat  sebanyak 3 kali
  • Durasi bermain
Diketika anak-anak sedanag main, aku cuma berbisik di kuping anak-anak.

“ Dhuha serta Syifaa wanita yang bagus. Dhuha serta Shifaa mengikuti apa yang dibilang Ummi."

Walaupun kedua kerabat itu tidak mencermatinya, mereka padat jadwal main, namun sesungguhnya perkata aku ucapkan masuk ke batin serta benak mereka.

Baca Juga :

Catatan

Yang sangat berarti, janganlah sesekali bunda serta ayah membuktikan amarah yang tidak teratasi bila ia tidak ingin mencontok kita sebagai orang tua.

Bila Kamu membutuhkan anak yang berhati halus, ibu serta papa wajib jadi contohyang bagus buat ilustrasi anak.


Sekian Tips yang dapat saya berikan , semoga bermanfaat