Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💗 Menikah yang Terpenting adalah Sah bukan Wah 💗


MENIKAH.. Tidak usahlah bermewah-mewah dengan menggelar resepsi yang megah, jika hanya untuk mendapat sanjungan dengan kata-kata indah. Karena menikah, yang terpentingnya adalah SAH, bukan WAH.

Ingat, tujuan menikah adalah untuk menyempurnakan agama, bukan untuk mengikuti nafsu semata. Maka dari itu, lakukanlah segala sesuatu dengan sederhana, tanpa harus berlebihan dalam segala hal. Jangan melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat, apalagi sampai mengundang maksiat.

Baca Juga ;

💗 Subhanallah, Kisah Para Muallaf China Yang Ramai-Ramai Masuk Islam Karena Melihat Hal ini 💗

Jangan takut pernikahan Anda dinilai tidak berkelas, atau tidak meriah hanya karena digelar dengan sederhana. Sebab keberkahan yang tercipta didalam sebuah pernikahan, tidak tergantung pada seberapa besar atau seberapa mewah kita menggelarnya.

Tetapi, seberapa besar niat membina suatu hubungan dalam jalan yang benar, do’a yang mengiringi kesungguhan dalam menyempurnakan agama, dan keberanian bersaksi di hadapan-NYA dalam bentuk Ijab Qabul dengan sempurna.

Maknailah sebuah pernikahan semata-mata hanya untuk tujuan ibadah, agar menjadi berkah hingga bermuara menuju Jannah. Urusan cinta, bahagia, atau kehidupan yang didamba, biar saja itu menjadi ketentuanNya. Tergantung seberapa besar kesungguhan dan keyakinan kita saat mengejar RidhaNya.

Berbicara mengenai masa depan memang tak akan ada habisnya. Apalagi berbicara mengenai pernikahan, sebuah topik yang selalu menarik untuk dibahas. Membangun sebuah rumah tangga bukan hanya sekedar bermain peran ataupun terikat antar dua individu. Namun sebuah pernikahan memiliki arti lebih mendalam daripada itu.

Baca Juga ;

💗 Surga Menanti ,Perjuangan Seorang Ibu, Wanita Ini Meninggal Dunia Setelah Lahirkan Bayi Kembar 3 💗

Ya, karena sebuah pernikahan menyangkut suatu kesatuan yang luhur dalam berumah tangga. Bukan hanya sekedar menyatukan dua hati, dua individu, akan tetapi tujuan pernikahan ini yang harus dipahami oleh semua orang. Pernikahan bukan sebuah hal yang dianggap sepele, karena dalam sebuah pernikahan terdapat faqih pernikahan serta tujuan pernikahan itu sendiri.

Faqih pernikahan sendiri merupakan syarat-syarat dalam akad nikah. Di mana akad tersebut merupakan perjanjian dalam Islam mengenai kehidupan setelah menikah. Dalam Islam, telah ditambahkan bagaimana pedoman lengkap mengenai sebuah pernikahan. Mulai dari tujuan pernikahan, bagaimana menentukan pasangan yang baik, melakukan sebuah khitbah atau peminangan sampai bagaimana cara untuk mengedukasi anak pada sebuah pernikahan dalam Islam.

Meskipun kamu belum memiliki rencana terhadap sebuah pernikahan, ada baiknya kamu pun perlu mengetahui tujuan pernikahan itu sendiri. Hal ini dilakukan agar kamu tak akan salah arah dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Dan berikut beberapa tujuan pernikahan dalam Islam yang telah dirangkum dari berbagai sumber, 

Baca Juga ; 💗 Penjual Kerupuk di Jogja Ini Viral, Karena Tunggu Pembeli Sambil Baca Al-Qur’an 💗

1. Melaksanakan Sunnah Rasul

Tentu saja tujuan pernikahan yang utama ialah menjauhkan dari perbuatan maksiat. Namun sebagai seorang muslim tentu saja kita memiliki panutan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Dan ada baiknya kita mengikuti apa yang dicontohkan dan diajarkan oleh Rasulullah. Dan pernikahan merupakan salah satu sunnah dari Rasulullah.

2. Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia yang Asasi

Sangat dianjurkan bagi mereka yang telah mampu untuk menikah. Hal ini karena pernikahan merupakan fitrah manusia serta naluri kemanusiaan itu sendiri. Karena naluri manusia dipenuhi pula dengan hawa nafsu, maka lebih baik untuk dipenuhi dengan jalan yang baik dan benar yaitu melalui penikahan.

Apabila naluri tersebut tidak terpenuhi, maka dapat menjerumuskan seseorang kepada jalan yang diharamkan oleh Allah SWT yaitu berzina. Salah satu fitrah manusia ialah berpasang-pasangan antara laki-laki dan perempuan, maka akan saling melengkapi, berbagi dan saling mengisi satu sama lain.

Baca Juga :

💗 Penuh Perjuangan Abis,Pemuda Ini Bayar Kuliah di Tengah Pandemi Covid-19 Pakai Uang Receh 💗

3. Penyempurna Agama

Dalam Islam, menikah merupakan salah satu cara untuk menyempurnakan agama. Dengan menikah maka separuh agama telah terpenuhi. Jadi salah satu dari tujuan pernikahan ialah penyempurnakan agama yang belum terpenuhi agar semakin kuat seorang muslim dalam beribadah.

Rasullullah Shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda:"Apabila seorang hamba menikah maka telah sempurna separuh agamanya, maka takutlah kepada Allah SWT untuk separuh sisanya" (HR. Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman).

. Memperoleh Ketenangan

Dalam Islam, sebuah pernikahan sangat dianjurkan karena tujuan pernikahan nantinya akan ada banyak manfaat yang didapat. Perasaan tenang dan tentram atau sakinah akan hadir selepas menikah.

Namun dalam sebuah pernikahan jangan hanya mengandalkan perasaan biologis serta syahwat saja, karena hal ini tidak akan sanggup untuk menumbuhkan ketenangan di dalam diri seseorang yang menikah.

Baca Juga :

💗 Astaghfirullah, Pakai Jilbab Tapi Cuma Pakek Celana Pendek, Wanita ini Buat Heboh Netizen 💗

4. Memperoleh Keturunan

Sesuai dengan Surat An Nahl Ayat 72, Allah SWT telah berfirman, yang artinya:"Dan Allah menjadikan bagimu pasangan (suami atau isteri) dari jenis kamu sendiri dan menjadikan anak dan cucu bagimu dari pasanganmu, serta memberimu rizki dari yang baik. Mengapa mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?"

Maka dapat dilihat tujuan pernikahan dalam Islam lainnya ialah untuk memperoleh keturunan. Tentunya dengan harapan keturunan yang diperoleh ialah keturunan yang sholeh dan sholehah, agar dapat membentuk generasi selanjutnya yang berkualitas.

5. Investasi di Akhirat

Anak yang diperoleh dari sebuah pernikahan tentunya sebagai investasi kedua orangtua di akhirat. Hal itu karena anak yang sholeh dan sholehah akan memberikan peluang bagi kedua orangtuanya untuk memperoleh surga di akhirat nanti. Berbekal segala ilmu dalam beragama yang diperoleh selama di dunia, bekal doa dari anak merupakan hal yang dapat diharapkan kelak.

Dalam Islam pun ada ajaran bagaimana kriteria tentang calon pasangan ideal. Dan berikut kriteria mencari pasangan ideal dalam Islam:

Baca Juga :

💗 Nenek 60 Tahun Ikut Lomba Panjat Pinang, Mak Ocih Berhasil Sampai Puncak, Videonya Viral di Medsos   💗 

1. Kafa'h menurut Islam

Pengaruh dari globalisasi, menjadikan masyarakat berubah ke era lebih modern dan juga materialisme. Tak sedikit pula yang selalu melibatkan bagaimana harta, kedudukan serta status sosial dari calon pasangan.

Namun dalam Islam, kesamaan atau kafa'ah ialah kesamaan, kesepadanan atau sederajat dalam hal pernikahan ialah mengenai tujuan pernikahan dan usaha untuk mendirikan sebuah rumah tangga serta pertimbangan mengenai agama juga harus diperhatikan. Dalam Islam kafa'ah diukur berdasarkan kualitas iman dan taqwa serta akhlaq seseorang. Bukan diatur dengan status sosial, kedudukan serta harta.

2. Sholeh atau Sholehah

Untuk membina sebuah rumah tangga yang sakinah, mawadah dan warahmah, tentunya kita perlu mencari pasangan yang sholeh dan sholehah. Dan sebagai tambahan Rasulullah menganjurkan untuk memilih seorang wanita yang subur (banyak keturunannya) dan juga penyayang agar dapat melahirkan generasi penerus umat.

Baca Juga :

💗 Meleleh Lihatnya! Sambil Berteduh, Ojol ini Peluk Anak Perempuannya Berusia 3 Tahun yang Dibawa Saat Ngojek 💗

Menikah bukan sebuah perlombaan, maka tak perlu untuk dipusingkan jika jodohmu belum menghampiri saat ini. Memperbaiki diri dan menambah ilmu juga perlu kamu lakukan agar siap dalam menghadapi rumah tangga nantinya. Tetap ingat apa tujuan pernikahan yang baik dalam Islam, agar dapat membentuk keluarga yang sholeh dan sholehah serta memiliki pengaruh bagi kaum muslim lainnya.