Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Pilu Kakek Penjual Masker, Uang Tabungan untuk Pengobatan Mata Ludes Dicuri

 

Eyang berumur 83 tahun bernama Herman ataupun diketahui bagaikan Engkong Masker sebab tiap hari berdagang masker di Curug, Tangerang menemukan atensi dari ribuan warganet di alat sosial.

Alasannya, di umur yang telah rentan itu, ia sedang mencari sumber nafkah dengan situasi pandangan yang memprihatinkan.


Cerita Eyang Herman diunggah oleh Vio dengan account pribadinya@Seokjin_kim25 dikala mendatangi Eyang Herman pada Jumat( 11/ 9).

" Mata dia terserang katarak serta hadapi kesusahan pandangan disebabkan musibah kejatuhan genteng rumah. Dia pula bermukim sendiri di salah satu kontrakan sebab tidak memiliki anak serta istri," kata Vio.

Dengan harga jual Rp 5 ribu buat 2 masker, Eyang Herman mengakulasi pendapatannya itu buat bayaran penyembuhan serta pembedahan mata. Malangnya, dana itu dicuri.


" Tetapi amat disayangkan terdapat orang per orang yang tidak bertanggung jawab yang sudah mengutip duit Engkong masker, nominalnya lumayan banyak dikala Engkong terletak di alas jualannya," imbuhnya.

Perihal itu menggerakkan batin Vio buat membuka kontribusi dengan warganet Twitter. Semenjak hari itu, ribuan warganet menggemari serta memberikan unggahan Vio serta cuitannya jadi viral.

" Jawaban bagus dari temen- temen twitter buat sang Engkong, anggaran terkumpul sebesar Rp 3 juta, setelah itu aku bagikan ke dia Minggu pagi kemarin," imbuhnya.

Eyang Herman berterus terang berlega hati atas kebaikan penyumbang yang apalagi belum sempat berjumpa dengan si eyang.


Vio pula berkata, sampai hari ini dirinya sedang membuka kontribusi buat Eyang Herman, bagus dalam wujud duit ataupun benda berbentuk masker bagaikan modal berdagang.

" Mudah- mudahan terdapat penyumbang yang bisa menolong pembedahan Engkong ini supaya dapat memandang semacam tadinya. Aku serta sahabat Twitter hingga hari ini sedang membuka kontribusi berbentuk duit ataupun masker," tutup Vio.

Nah, untuk sahabat yang mau mendonasikan uangnya buat memudahkan bobot Eyang Hermawan, dapat memandang data lebih lanjutnya di halaman kitabisa. com. Sehat- sehat teus betul kek!