Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💞 Kisah Sedih Gadis Berkulit Batu, Kelainan Langka yang Tak ada Obatnya 💞


Kisah Rejeshwari seorang gadis muda berusia 7 tahun yang mengalami kelainan langka.

Gadis ini, mengalami kelainan di tubuhnya dan tidak memiiki kecukupan biaya untuk melakukakan pengobatan.

Baca Juga :

💗 Picu Kontroversi, 47 Tahun Menunggu Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar di Usia 73 💗

Dilansir Daily Mail, Rejeshwari mengalami kelainan yang sangat langka, sehingga kulitnya terlihat seperti batu yang sangat kasar.

Menurut informasi yang diperoleh, ia menderita kondisi ichthyosis, di mana penyakit tersebut tidak dapat di sembuhkan

Kondisi itu menyebabkan kulitnya menjadi bersisik, dan nampak seperti batu. Rejeshwari tinggal di negara bagian Chhattisgarh, India. Sebagian besar tubuh Rajeshwari melepuh ((News lions/Jam Press))

Lepuh kasar itu telah menutupi lengan, kaki dan sebagian besar punggungnya. Kondisi tersebut membuatnya merasa kesakitan saat ia berjalan atau bahkan duduk.

Rajeshwari tinggal di sebuah distrik suku di Dantewada dan Ia harus pergi ke kota terdekat untuk pengoabatan medis yang juga merupakan beban tambahan baginya.

Rekaman video menunjukkan Rajeshwari berjalan perlahan dan menyakitkan menuju pagar dengan kulit bersisik menutupi sebagian besar tubuhnya.

Baca Juga :

💗 Merdunya Suara Abidzar Saat Lantunkan Ayat Suci Al-quran. Mirip Banget Uje! 💗

Terlihat kaki dan lengannya hampir tertutup lepuh, termasuk tangan dan kakinya.

Tak hanya itu, pada bagian perut dan sebagian besar punggungnya pun tak luput dari lepuhan.

Di samping itu, di distriknya hanya tersedia sedikit perawatan kesehatan, sehingga ia harus pergi ke kota untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :

💗 Viral Video Pemulung Dandani Anaknya sebelum Salat di Masjid, Warganet Terenyuh dan Terharu 💗

Dr Yash Upender, seorang dokter kulit dari Rumah Sakit Dantewada, menetapkan kondisi ini sebagai 'ichthyosis epidermolytic'.

Ichthyosis biasanya tidak mengancam jiwa, tetapi tidak ada obatnya dan pasien cenderung menunjukkan gejala seumur hidup.

Menurut para dokter, pasien ichthyosis juga cenderung menderita kepanasan karena tubuh mereka susah untuk berkeringat.

Penderita ichthyosis juga rentan terhadap infeksi karena retakan pada kulit mereka.


Bahkan yang lebih menyiksa, mereka mungkin memiliki gangguan penglihatan atau pendengaran jika kulit menumpuk di atas telinga dan mata mereka.

Baca Juga :

💗 Kisah Farida, Jemaah Haji 2020 dari Indonesia: Ini Tak Dapat Dipercaya dan Tak Ternilai 💗

Kondisi ini biasanya diwarisi dari orang tua, tetapi juga dapat diperoleh sehubungan dengan masalah kesehatan lainnya.

Ichthyosis yang tidak dapat disembuhkan gadis berusia tujuh tahun itu telah menyebabkan kulitnya menjadi kasar, kering, dan bersisik, termasuk di seluruh kaki dan kakinya. Ichthyosis yang tidak dapat disembuhkan gadis berusia tujuh tahun itu telah menyebabkan kulitnya menjadi kasar, kering, dan bersisik, termasuk di seluruh kaki dan kakinya. 

Jika bayi mewarisi kondisi ini, kulitnya akan menjadi kering, kasar, dan bersisik secara bertahap - dengan gejala yang muncul sebelum usia satu tahun.

Orang dengan kondisi ini mungkin perlu menghabiskan beberapa jam sehari untuk merawat kulit mereka, kata para ahli.

Kondisi ini dapat dibantu dengan mengonsumsi tablet vitamin A untuk memperbaiki tampilan kulit.

Namun, vitamin A tidak mampu memperbaiki peradangan yang mendasarinya.

Dokter di India mengatakan ada beberapa kasus di negara itu yang akan membantu penelitian kondisi Rajeshwari.

Baca Juga :

💗 Kisah Pilu Pak Min, Pahlawan Pengusir Penjajah Yang Kini Terlupakan 💗

“Belum ada terobosan besar dalam hal penelitian. Saat ini, sains tidak memiliki obat untuk penyakit ini," kata Dr Satyaki Ganguly dari All India Institute of Medical Science di Raipur