Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💚 Kisah Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Sujud 💚


Meski sedang menderita sakit parah, Ia tetap melangkahkan kakinya ke masjid.

Bagi seorang muslim, terutama laki-laki, berjamaah di masjid harus diutamakan. Namun sayangnya, tak semua dari kita mudah untuk membiasakan diri melaksanakan sholat berjamaah di masjid.

Tak sedikit di antara kita yang berat melangkahkan kakinya ke masjid. Rasanya begitu sulit dan jauh. Padahal, kini masjid dapat kita temui dimana-mana.

Baca Juga :

💗 Kisah Pilu 6 Bocah Jadi Yatim Piatu Dalam Sehari, Ayah Ibu Meninggal Selisih 7 Jam  💗

Dan sepertinya, untuk urusan satu ini, kita harus belajar pada alim ulama berikut. Dialah Amir bin Abdillah bin Zubair.

Dikisahkan, Mush'ab bin Abdillah bercerita bahwa ketika itu 'Amir sedang menderita sakit parah. Bahkan, ia sedang berada dalam kondisi sakaratul maut.

Nafas-nafas Terakhir

Dream - Saat itu, azan Maghrib berkumandang. 'Amir meminta agar orang-orang yang ketika itu bersamanya, mengantarkan ke masjid. Mendengar permintaannya, mereka menolak, mengingat ia sedang berada dalam kondisi nafas-nafas terakhir.

Kemudian, ia berkata, " Aku mendengar muazin mengumandangkan azan sedangkan aku tidak menjawab (panggilan)-Nya? Pegang tanganku, antar aku ke masjid!"

Baca Juga :

💗 Citra Kirana Tak Kuasa Menahan Tangis Melihat Bayinya di Inkubator 💗

Maka, mereka memapahnya pergi ke masjid. 'Amir pun bisa melaksanakan sholat Maghrib. Ia bisa melaksanakan sholat satu rakaat, kemudian meninggal dunia. (Lihat Taariiikh Al-Islam 8/142)

Setiap manusia di dunia ini pasti akan meninggal dunia. Berapapun usianya, baik itu karena penyakit, usia, maupun musibah.

Usia manusia tidaklah abadi. Baik itu tua, muda, laki-laki, maupun perempuan, semuanya akan kembali kepada-Nya.

Namun, setelah hari penghakiman, tidak semua manusia masuk surga. Itu bergantung pada amal ibadah yang telah dilakukannya selama hidup di dunia.

Barangsiapa yang meninggal ketika mengucap ‘Laa ilaaha illallah’ ikhlas karena Allah maka dia masuk Surga.

Baca Juga :

💗 Sudah 3 Tahun DR. OZ Pergi, Ibunda Baru Ungkap Kebiasaan Buruk Penyebab Meninggalnya 💗

Husnul khotimah atau akhir hidup yang baik adalah suatu kondisi dimana seorang mukmin diberi taufiq oleh Allah sebelum datangnya kematian untuk mennggalkan segala perbuatan yang mendatangkan murka Allah Azza wa Jalla, bersemangat melakukan ketaatan dan mengerjakan berbagai kebaikan kemudian dia menutup usianya dengan kebaikan.

Sebuah hadits Anas bin Malik yang diriwayatkan Imam Ahmad yang menunjukkan tentang khusnul khotimah pada seorang hamba, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

ذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ قَالُوا وَكَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ قَالَ يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ مَوْتِهِ

"Apabila Allah SWT menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah SWT akan membuatnya beramal.”

Para sahabat bertanya; “Bagaimana membuatnya beramal?”

Beliau menjawab: “Allah SWT akan memberikan taufiq padanya untuk melaksanakan amal shalih sebelum dia meninggal.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Baca Juga :

💗 Suami Meninggal Hingga Rumah Mewah Terbakar, Umi Pipik Kembali Diuji dengan Penyakit Tumor Kelenjar Getah Bening yang Terus Gerogoti Tubuhnya, Ini Doa Sederhana Istri Uje! 💗

Mati dalam keadaan husnul khotimah memiliki tanda-tanda. Diantara tanda-tanda itu ada yang hanya diketahui oleh orang yang akan meninggal, namun ada pula tanda-tanda itu bisa diketahui oleh semua orang.

Adapun tanda yang hanya diketahui oleh seseorang yang hendak meninggal adalah adanya ‘bisyarah’ atau kabar gembira dari Allah bahwa dia telah mendapat keridhaan Allah dan berhak mendapat kemuliaan dari-Nya sebagai bentuk keutamaan yang diberikan Allah kepadanya.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّـهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS. Fushshilat:30).

Para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, kami semua tidak menyukai kematian?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bukan itu yang aku maksud, namun seorang yang beriman apabila menghadapi sakaratul maut, maka seorang pemberi kabar gembira utusan Allah datang menghampirinya seraya menunjukkan tempat kembalinya, hingga tidak ada sesuatu yang lebih dia sukai kecuali bertemu dengan Allah. Lalu Allah pun suka bertemu dengannya.

Baca Juga :

💗 4 Siswa ini Nekat Menyebrangi Sungai Deras Demi ke Sekolah, Nyaris Terseret Arus 💗

Adapun orang yang banyak berbuat dosa, atau orang kafir, apabila telah menghadapi sakaratul maut, maka datang seseorang dengan menunjukkan tempat kembalinya yang buruk, atau apa yang akan dijumpainya berupa keburukan. Maka itu membuatnya tidak suka bertemu Allah, hingga Allah pun tidak suka bertemu dengannya.” (HR. Ahmad)