Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nasib Pilu Pedagang Bakso di Jambi, Jualan Keliling Ditendang Pembeli sampai Terpental : Dia Marah

 


Belakangan ini viral di media sosial seorang pria tukang bakso di Jambi mengalami kejadian tak mengenakan.

Pria yang belakangan diketahui bernama Iwan, atau yang sempat disebut pedagang bakso keliling Mas Nasib ini ditendang pembeli sampai terpental.

Kejadian itu terekam kamera CCTV hingga akhirnya viral di media sosial.

Sontak video itu pun menuai perhatian banyak orang.

Diketahui Mas Nasib merupakan perantauan dari Bandung dan baru tiga bulan berada di Kota Jambi.

Mas Nasib hanya bisa pasrah kala dirinya mendapat perlakuan tak mengenakan dari pelanggannya.

Kepada TribunJambi, Mas Nasib bercerita bahwa kejadian itu berawal ketika seorang lelaki membeli baksonya sebanyak empat porsi untuk disantap di dalam mobil.

Mas Nasib saat itu berinisiatif menggabungkan empat porsi baksonya ke dalam dua mangkuk bakso.

Namun tetap dengan porsi yang sama, empat porsi.

"Dia pesannya 4 porsi mas, jadi ya saya buat di dua mangkuk tetapi porsinya tetap 4, dan harga satu mangkuknya itu Rp10 ribu" kata Mas Nasib, saat ditemui di sekitaran, Jalan Multatuli, Mayang Mangurai, Kotabaru, Rabu (2/12/2020) sore.

Setelah menyantap bakso buatannya, lelaki itu hanya membayar Mas Nasib sebesar Rp 20 ribu.

"Saya minta kurangnya, dia langsung marah tidak jelas, ngancam bilang jangan macam-macam sama saya, dan dia langsung tendang dada saya," katanya.

Dalam video yang beredar, Mas Nasib tampak tak berdaya hingga terpental.

Mas Nasib pun nampak pasrah tidak melakukan perlawanan.

Sebab, Mas Nasib tak ingin memperpanjang masalah tersebut.

Namun demikian, rasa trauma mendalam dialami Mas Nasib.

Pasalnya, pasca mendapat perlakuan kasar dari pelaku, dirinya tidak lagi berani berjualan di lokasi tersebut, yakni di depan Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi.

"Iya, saya tidak berani lagi mas, karena dia juga tinggal tidak jauh dari tempat saya tinggal, biasalah mas kita kan pendatang," jelasnya.

Mas Nasib akhirnya memilih tempat lain untuk mencari rejeki, untuk menutupi kebutuhannya sehari-hari, dan keluarganya yang saat ini berada di Kota Bandung.

"Saya sudah ikhlas dan pasrah mas, yang sudah berlalu biarlah, saya tidak mau perpanjang masalah mas," katanya.

Bantuan mengalir

Mas Nasib banjir dukungan dan bantuan setelah video ditendang hingga terpental viral.

Tak sedikit yang mendoakan dan mencari alamatnya untuk memberi bantuan.

"Saya sangat berterimakasih, yaah begitulah saya ucapkan terimakasih," kata Iwan, sembari mencoba menahan tangis bentuk rasa harunya, Kamis (3/12/2020) sore.

Iwan tidak kuasa menahan haru, saat ditemui di kediamannya, di Perumahan Pesona Jambi, Blok L 01, Mayang Mangurai.

Iwan mengucapkan rasa harunya atas dukungan yang mengalir padanya.

Dengan terbata-bata, dia menyampaikan rasa terima kasih, untuk masyarakat yang memberinya dukungan secara materi maupun moril.

Terkait kejadian tersebut, dirinya mengatakan lebih memilih menyelesaikan kejadian tersebut secara kekeluargaan, asal dengan itikad baik dari pelaku.

"Saya maunya si selesai secara kekeluargaan, datang ke rumah bicara baik-baik, dan saya juga minta maaf kalau ada salah," katanya.

Ia menambahkan jika belum ada penyelesaian atas kejadian tersebut, dirinya mengaku belum berani kembali berjualan di lokasi awal dirinya dianiaya.

"Sejauh ini, sudah agak lega lah mas, banyak yang perduli, tapi kalau belum selesai saya belum berani berjualan di sana lagi," tutupnya.

Sementara itu Kapolsek Kotabaru mengatakan bahwa pihaknya akan menulusuri pelaku.

"Kita akan selidiki identitas pelaku," kata Kapolsek Kotabaru, AKP Afrito Marbaro Macan, saat dikonfirmasi via Whatsaap, Rabu (2/13/2020) sore.