Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Nyata Keajaiban Surah An-Nas: Allah Melindungiku Dari Begal dan Setan


Cerita nyata tentang keajaiban surah an - nas, dahulu waktu aku masih sma kelas 1 (btw aku nimba tarbiyah di kota semarang) , aku sempat diberitahu guru aku melalui ceramah di masjid bahwa bepergian ataupun terasa risau paling tidak membaca ayat sofa. lebih baik lagi bila dibarengi dengan surah an - nas.

dengan membaca surah an - nas, tambah dia, tentu marabahaya tidak hendak mendatangi. sejak itu, tiap kali bepergian aku senantiasa baca 2 teks diatas.

alhamdulillah aku tidak sempat mampu bencana apa - apa di jalur. saat sebelum mengarah kisahnya, hendaknya kita mendalami surah an - nas terlebih dulu.

surah an - nas beserta maksudnya:

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ

qul a’uudzu birabbinnaas

maksudnya: katakanlah: “aku berlidung kepada tuhan (yang memelihara dan juga memahami) manusia.

مَلِكِ النَّاسِ

malikinnaas

raja manusia

إِلَهِ النَّاسِ

ilaahinnaas

maksudnya: sembahan manusia

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ

min syarrilwaswaasilkhannaas

maksudnya: dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ

alladzii yuwaswisu fii shuduurinnaas

maksudnya: yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

minal jinnati wannaas

maksudnya: dari (kalangan) jin dan juga manusia

keutamaan dan juga keajaiban surah an - nas

surah an - nas ini tercantum kalangan tulisan makkiyah (turun saat sebelum hijrah) bagi komentar para ulama di bidang tafsir, antara lain ibnu katsir, asy syafi’i dan juga asy syaikh abdurrahman as sa’dy.

surah an - nas menggambarkan salah satu angkatan laut (AL) mu’awwidzatain. ialah 2 tulisan yang memiliki permohonan proteksi, yang satunya lagi merupakan tulisan angkatan laut (AL) falaq. kedua tulisan ini mempunyai peran yang besar diantara surat - surat yang yang lain.

oke, kita sudah bahas tentang ayat dan juga maknanya. intinya surah an - nas merupakan doa unutk kita meminta proteksi dari marabahaya, entah bahaya dari jin, ataupun manusia, serupa yang dipaparkan tulisan an - nas ayat 6. kita lanjut yak ke pengalaman aku?

cerita 1

oke, sesungguhnya terdapat 2 cerita yang menggambarkan betapa dahsyatnya surah an - nas. cerita ini menggambarkan pengalaman aku seorang diri. kita mulai saja dari cerita kesatu.

jadi begini. aku merupakan anak kuliahan yang tinggal di semarang. kampus aku di universitas negara semarang (unnes). untuk orang semarang bisa jadi tau gimana pelosoknya kampus ini. aku kebetulan tinggal di wilayah banyumanik, hampir 16 kilometeran lah ke kampus.

tetapi aku biasa potong jalur melalui jalur pintas, yang memangkas jarak hampir 8 kilometer (cukup banget terlebih buat kita anak kuliahan).

tetapi hambatan hanya satu. jalanan agak horor. bahwa malam hening banget. terlebih wajib ngelewatin jembatan kayu diatas sungai yang deras plus jalur yang naik turun tajam banget.

oke langsung ke intinya. dekat setahun yang kemudian, aku waktu itu kembali dari kampus, hampir jam 3 pagi - an. aku juga lebih milih jalur pintas itu karna jalur itu dipastikan masyarakat tidak bakalan terdapat begal, daripada melalui trangkil yang jarak lebih jauh dan juga rawan banget begal.

waktu aku abis ngelewatin sungai dan juga nanjak, seketika motor aku ngorong (bahwa bahasa mari ngeden). ataupun di gas tetapi tidak jalur, jalur juga pelan banget.

kebetulan aku naik mio, tetapi dijalan serupa itu lazimnya kokoh nanjak. malah terdapat bau kampas kebakar gara - gara aku paksa. aku juga mutusin buat menyudahi sejenak - sambil ketakutan sebenarnya -.

waktu itu aku jadi teringat cerita temen aku bahwa motor di jalanan tidak menanjak seketika ngeden berarti terdapat yang bonceng dibelakang. kita tidak boleh menoleh kebelakang. teringat cerita tersebut aku langsung baca tulisan an - nas pelan - pelan sembari menutup spion supaya jalur balik tidak keliatan.

apa yang terjalin berikutnya? allahu akbar, motor aku langsung dapat jalur lagi serupa lazimnya. yang aku pikirkan waktu itu sih motornya emang mogok.

tetapi masa iya tanjakan yang tidak sangat terjal dapat tidak kokoh nanjak. bisa jadi itu salah satu keajaiban tulisan an - nas, dapat ngusir begituan yang bisa jadi lagi bonceng ataupun nempel aku. wallahu a’lam.

cerita 2

yang kedua ini pengalaman aku yang baru saja kejadianya. tepatnya malem hari selasa kemarin. jadi begini. aku lagi - lagi kembali malam - malam gara - gara asik main ps an di deket kampus aku di unnes. aku juga kembali jam 1 an malem. ya aku melalui jalur pintas itu lagi tetapi alhamdulillah tidak terjalin apa - apa.

tetapi, waktu aku udah kira - kira deket rumah tepatnya di jalur srondol dekat terdapat (bisa jadi yang orang semarang tau) , seketika terdapat 4 orang bajingan (diliat dari motornya) nyamperin aku. mereka naik 2 motor dan juga silih berboncengan. 2 orang dengan 1 motor seketika mepet motor aku sembari bilang.

“mas kasih rokoknya (pake bahasa jawa) ”

sontak aku jawab tidak terdapat. karna emang aku bukan perokok

mereka juga tetep maksa dengan wajah marah dan juga bilang

“kasih rokoknya! bahwa tidak tidak bacok kepala kamu”

jujur aku cemas sih. secara mereka berempat sedangkan aku sendirian. aku cuma sanggup diam saja. terus seketika mereka berdua hampirin temannya dibelakang.

nah waktu itu aku baca tulisan an - nas, karna benar cuma itu yang dapat aku jalani. lari? takutnya kekejar secara aku hanya mio dan juga mereka mega pro bahwa tidak salah.

seketika? mereka ngebut nyelip aku tanpa hirauin aku. lirikpun tidak. aku disana malah jadi bimbang mengapa dapat gitu. aku kira mereka kebelakang ingin ngajak temenya buat ngabisin aku.

eh seketika malah berangkat. keajaiban tulisan an - nas? wallahu a’lam. aku sih yakin bahwa itu berkat proteksi allah melalui tulisan an - nas.

jadi kesimpulanya apa? aku sih berkesimpulan makna ataupun inti dari tulisan an - nas menolong secara real di kehidupan aku ialah melindungi diri dari kendala setan dan juga manusia. wallahu a’lam.