Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Meski Dirajam Hingga Meninggal Dunia, Wanita Pezina Ini Masuk Surga

Dalam islam kita dilarang buat mendekati zina. hingga, melaksanakannya juga sudah tentu menemukan larangan keras. perihal ini tercantum ke dalam jenis dosa besar. dan juga orang yang melaksanakannya, kala di dunia, wajib dihukum dengan hukuman yang berat.

hukuman apa itu? dalam islam, pelakon zina diberi hukuman dilempari batu sampai meninggal, bila dia telah menikah. dan juga mendapatkan hukuman rajam dan juga diasingkan, bila dia belum menikah.

cuma aja, era saat ini ini, pelakon zina sudah mulai dicoba secara terang - terangan. cuma aja, hukuman islam itu tidak diberlakukan di negeri kita. cuma terdapat hukuman diasingkan, ialah dipenjara, bila dia teruji berlaku zina.

untuk kamu yang saat ini masih mendekati ataupun juga berbuat zina, hingga belajarlah dari wujud perempuan dari bani juhainah.

tidak terdapat seseorang manusia juga yang ketahui kalau dia telah berbuat zina. namun, tidak disangka kalau dia menghadiri rasulullah dan juga mengaku telah berbuat zina.

perempuan itu menemui rasulullah dalam kondisi berbadan dua. dia mengaku kalau anak yang tengah di milikinya itu menggambarkan hasil dari zina.

setelah itu dia memohon supaya rasul membagikan hukuman padanya. cuma aja, rasulullah tidak melaksanakannya. dia menyuruh perempuan itu buat menemuinya berulang bila sudah melahirkan.

9 bulan lalu, perempuan tersebut telah melahirkan. setelah itu, dia berulang menghadiri rasulullah. namun, rasulullah masih berlagak sama. dia memintanya buat berulang menemuinya bila masa menyusui anak itu telah habis.

waktu terus lalu. tiba 2 tahun setelah itu, anak dari perempuan itu tidak lagi menyusui padanya. setelah itu, perempuan tersebut tiba lagi menemui rasulullah.

kali ini, asumsi dia berubah. dia juga membagikan hukuman rajam pada perempuan itu. walhasil, perempuan tersebut dirajam sampai meninggal.

nasib anak itu dikasih pada orang yang ingin buat mengasuhnya. dan juga rasulullah membagikan jaminan pahala untuk mereka yang ingin mengasuh anak dari perempuan itu.

sehabis perempuan itu meninggal, rasulullah menyolatkannya. perihal ini tentu membikin umar terasa heran. umar juga mengatakan, “engkau menyolatkan pribadinya, wahai nabi allah, sementara itu ia telah berbuat zina? ”

dia bersabda, “wanita ini telah bertaubat dengan taubat yang seandainya taubatnya tersebut dipecah kepada 70 orang dari penduduk madinah hingga itu dapat memadai mereka. apakah engkau dapati taubat yang lebih baik dari seorang mempertaruhkan jiwanya karna allah ta’ala? ” (hr. muslim nomor. 1696).

begitu indah nasib pezina itu. dia tidak mensia - siakan peluang hidup yang masih dikasih oleh allah padanya. dia mengakui kesalahannya dan juga bertaubat kepada allah dengan sebenar - benarnya taubat.

dia rela tidak merasakan lagi dunia, cuma buat penuhi perintah allah, ialah menebus kesalahannya dengan menempuh hukuman. hasil usahanya ini membuahkan hasil yang amat baik, ialah mendapatkan surga, tempat terindah sejauh masa.






( sumber: islamituindah. com. my )