Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah beberapa syarat yang harus dipenuhi jika ingin taubat seorang hamba diterima oleh Allah




Penafsiran Taubat Bagi Al- Imam Syeikh Abdul Wahhab Asy- Sya’ rani, merupakan kembalinya seseorang hamba dari profesi yang jelek pada kondisi serta aksi yang cocok anutan syariat.

Taubat harus digarap dari tiap kesalahan tanpa lain. Kriteria diterimanya taubat tidaklah dari pengakuan orang lain tetapi seluruh terkait dari Allah SWT.

Al- Habib Geys bin Abdurrahman Assegaf menarangkan hal 3 ketentuan diterimanya taubat oleh Allah SWT 

Awal, Al- iqla( Bebas dari Maksiat).

Bila seorang mau taubatnya diperoleh oleh Allah hingga wajib lepaskan seluruh maksiat yang sempat dikerjakannya.

Kedua, Al- Nadam( Penyanggahan kekecewaan).

Penyanggahan kekecewaan artinya tidak mengulanginya lagi kesalahan era kemudian walaupun dalam kondisi Apapun. Karena orang yang terkenang kesalahan era kemudian tetapi tidak terdapat rasa penyanggahan kekecewaan beliau sedang tanggung dalam bertaubat.

Ketiga, Al- Azm( Kekuatan Batin).

Hatinya wajib konsisten tidak mencla- mencle kepada niatnya. Serta tidak mudah hilir- mudik melakukan kesalahan yang sempat dikerjakannya. Bila berkaitan dengan hak adami hingga beliau wajib mengubahnya ataupun memohon kerelaannya.


3 masalah inilah wajib dikuatkan bila mau bertaubat dengan taubat yang sebetulnya. Mudah- mudahan kita tercantum orang yang tetap bertaubat. 



( HO4X HOEX BACA DULU! SUMBER DI SINI KLIK >>   https://islamudina.com )