Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Pasangan Surabaya Menikah saat Musim Covid-19, 'Tak Bisa Tidur Kepikiran Protokol Kesehatan'




Pasangan Ika Wahyuning Asli serta Konsentrasi Prianatha luang merasa belingsatan serta khawatir digrebek dikala akan melakukan perkawinan.

Bukan tanpa alibi, alasannya mereka mengadakan perkawinan di tengah wabah Corona( Covid- 19).

Perihal itu semacam yang di informasikan Iik, teguran bersahabat Ika Wahyuning, dikala ditemui di area Manukan Adiluhung, Surabaya, Kamis 21 Mei 2020

• Dory Harsa Fix Pergi? Yan Vellia Istri Didi Ceduk Membeberkan Aturan Terkini Band Lare Jawi, Fans Kecewa

• Wujud Badan Istri Kedua Didi Ceduk Ditanggapi, Jawaban Yan Vellia Panen Respon, Pendek& Adem

Pada badan TribunJatim. com, Iik berterus terang satu hari saat sebelum melakukan perkawinan luang tidak dapat tidur karena diterpa rasa khawatir.

" Malamnya aku sulit tidur. Bukan sebab dag- dig- dug ingin menikah, tetapi lebih pada protokoler kesehatan yang aku gunakan telah penuhi standar ataupun tidak. Pula, apakah pengunjung aku tidak melampaui jatah," jelas Iik.

Tidak hanya itu, sesungguhnya Iik pula diterpa rasa khawatir hendak terjangkit virus yang tidak kasat mata ini.

• LINK Live Streaming Konferensi Afirmasi Dini Syawal 1441 H Kemenag Diselenggarakan                Jumat 22 Mei 2020

• VIRAL Gambar Juru rawat di Rusia Hanya Gunakan Bikini di Balik APD Tembus pandang, Panas, Saat ini Bisa Teguran

Tetapi, sebab bertepatan pada perkawinan telah didetetapkan semenjak lama, Iik sebisa bisa jadi menaati protokoler kesehatan yang sudah ditunjukan penguasa.

" Saat sebelum melakukan perkawinan, pihak Kantor Hal Agama( KUA) telah mengantarkan buat menyiapkan sebagian perlengkapan kesehatan yang wajib dipakai oleh pengantin serta keluarga," tambahnya.

Perlengkapan kesehatan yang direncanakan Iik di antara lain, masker, sarung tangan, face shield, serta hand sanitizer.

Walaupun terkesan tiba- tiba, Iik tidak merasa kesusahan dalam mempersiapkan alat- alat kesehatan yang diperlukan buat pernikahannya. Beliau membeli langsung pada agen yang pula ialah rekanannya.

Iik berterus terang, walaupun dalam kondisi semacam ini, beliau senantiasa tidak kehabisan momen keramat dalam pernikahannya. Apalagi, beliau merasa perkawinan ini lebih istimewa sebab hendak jadi ingatan tertentu.

" Jadi walaupun diselenggarakan simpel di KUA, aku senantiasa suka serta tidak kehabisan momen keramat. Terlebih lagi, menikah di KUA memanglah telah jadi konsep aku saat sebelum terdapatnya Covid- 19," tandasnya.




( HO4X HOEX BACA DULU! SUMBER DI SINI KLIK >> https://jatim.tribunnews.com  )