Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💧 Mengenal Terapi Lintah, Apa Saja Manfaat dan Efek Sampingnya? 💧



Salah satu khasiat pengobatan lintah yakni memperlancar perputaran darah serta menghindari pemejalan darah.

Semenjak era Mesir Kuno, binatang lintah telah kerap dipakai dalam bumi kedokteran, semacam buat menanggulangi keanehan sistem saraf, permasalahan gigi, penyakit kulit sampai peradangan pada badan.

Sampai saat ini, pengobatan lintah dengan menggunakan lintah berbadan kecil yang kerap ditemui di kebun ini, sedang diyakini buat menyembuhkan sebagian penyakit. Sesungguhnya, semacam apa pengobatan lintah?

Pengobatan lintah buat kesehatan

Beberapa orang bisa jadi merasa benci, serta tidak ingin kulitnya“ dihinggapi” lintah, yang sedia menghirup darah mereka. Tetapi, dalam pembedahan plastik serta operasi mikro yang lain, pengobatan lintah diyakini mempunyai khasiat. Karena, lintah sanggup memproduksi peptida serta protein, buat menghindari pemejalan darah.

Perihal itu setelah itu membuat darah mengalir lebih mudah ke bagian cedera pada badan, yang buatnya membaik. Sekresi ini diucap pula bagaikan antikoagulan.

Sebab prosedurnya yang simpel serta biayanya yang dikira ekonomis, pengobatan lintah saat ini jadi alternatif yang dicari banyak orang, buat memulihkan bermacam berbagai penyakit.

Gimana metode kegiatan pengobatan lintah?

lintah yang dipakai dalam bumi kedokteran buat pengobatan lintah, mempunyai 3 rahang dengan barisan gigi kecil. Dengan gigi- giginya yang runcing itu, lintah menusuk kulit penderita, serta memasukkan antikoagulan lewat air liurnya.

Setelah itu, lintah hendak mengisap darah penderita, dekat 20- 45 menit. Umumnya, tiap lintah sanggup menghirup 15 ml darah.

Untuk Kamu yang penasaran,lintah yang kerap dipakai dalam bumi kedokteran, bernama Hirudo medicinalis.

Dalam suatu tahap pengobatan lintah, protein serta peptida yang dibuat lintah, kesimpulannya masuk ke dalam badan serta tingkatkan perputaran darah dan menghindari pemejalan darah.

Sehabis berakhir, lintah hendak meninggalkan cedera berupa Y kecil pada kulit pasiennya. Janganlah takut, cedera ini hendak lenyap dengan kilat.

Pengobatan ini jadi simbiosis mutualisme antara lintah serta orang. Karena, di dikala lintah menghirup darah penderita, hingga mereka sanggup memproduksi senyawa aktif, yang berguna buat badan Kamu, semacam:

Anestesi lokal

Vasodilator lokal ataupun melebarkan pembuluh darah

Zat hirudin, buat menghindari pemejalan darah

Enzim calin, buat menjauhi trombosit melekat dikala cara pengobatan cedera. Trombosit merupakan sel darah yang berfungsi dalam pemejalan darah.

Lalu, apa saja penyakit yang diyakini dapat ditangani dengan pengobatan pacet?

Penyakit yang dapat ditangani pengobatan lintah

Tidak seluruh orang diperbolehkan menempuh pengobatan lintaht, paling utama mereka yang sedang berumur di dasar 18 tahun serta perempuan berbadan dua.

Hendak namun, mereka yang beresiko menempuh memotong sebab diabet sampai penderita penyakit jantung, justru dianjurkan menempuh tahap pengobatan pacet. Tidak hanya itu, orang yang rentan kepada pemejalan darah serta varises, pula dapat berupaya pengobatan lintah.

Materi kimia yang dikandung air liur lintah, kerap dipakai buat materi obat farmasi. Sebagian penyakit di dasar ini, diyakini dapat ditangani dengan pengobatan lintah:

  • Hipertensi
  • Wasir
  • Permasalahan kulit
  • Radang sendi ataupun artritis
  • Varises
Ada percobaan klinis yang menganjurkan pengobatan pacet bagaikan penyembuhan buat osteoartritis. Watak anti- inflamasi serta anestesi dalam air liur pacet, diyakini dapat kurangi rasa sakit di posisi sendi yang terdampak dari osteoartritis.

Tidak hanya itu, pengobatan pacet diyakini sanggup menanggulangi penyakit jantung, sebab dapat menghindari peradangan serta tingkatkan gerakan darah.

Sedemikian itu pula dengan penyakit kanker. Pacet sanggup memproduksi enzim lewat air liurnya, yang dapat melambatkan dampak sisi kanker alat pernapasan. Riset pada tikus, meyakinkan kalau pengobatan pacet, dapat mengakhiri penyebaran sel kanker. Tetapi dibutuhkan riset lebih lanjut buat mengonfirmasi perihal ini.

Walaupun sedemikian itu, para penderita sebagian jenis kanker darah, dianjurkan tidak menempuh pengobatan pacet.


Baca Juga 




Pengobatan pacet tidak sesuai buat vegan

Vegan diketahui tidak komsumsi ataupun memakai produk yang memiliki binatang. Hingga dari itu, pengobatan pacet kayaknya tidak sesuai dengan vegan.

Terlebih, tiap pacet yang dipakai buat pengobatan pacet, hendak langsung dimatikan sehabis pengobatan berakhir. Pacet buat pengobatan pula tidak dapat dilepas ke alam buas, sehabis dipakai buat pengobatan.

Efek samping pengobatan lintah

Walaupun mempunyai banyak khasiat buat kesehatan Kamu, bukan berarti pengobatan pacet tidak mempunyai dampak sisi yang bisa ditimbulkan.

Bila memakai pacet yang belum dicoba khasiat medisnya, dapat saja lintah- lintah itu justru meninggalkan kuman, yang justru dapat berakibat kurang baik pada kesehatan Kamu.

Tidak hanya itu, para penderita penyakit immunocompromised yang diakibatkan oleh autoimun ataupun aspek area, dianjurkan buat tidak menempuh tahap pengobatan pacet.


Sebagian mungkin semacam pendarahan dampak gigitan pacet, cedera gigitan yang tidak menutup, alergi kepada air liur pacet sampai perpindahan badan pacet ke zona yang sepatutnya tidak digigit, dapat terjalin.

Hingga dari itu, terdapat bagusnya Kamu bertanya dahulu dengan dokter, buat mengenali keahlian badan dalam menempuh pengobatan pacet, serta resiko dampak sisi yang bisa jadi mencuat. 


Sumber : Liputan6