Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💧 Ternyata Sayuran yang Ditumis Lebih Sehat Dibanding Sayuran yang Direbus 💧




Menumis merupakan metode memasak dengan sedikit minyak serta air, umumnya di kuali. Esoknya santapan yang diperoleh tidak berkuah ataupun cuma sedikit kuahnya.

Sedangkan merebus merupakan metode memasak dengan jumlah air panas yang lumayan banyak, kemudian materi santapan serta bahan dimasukkan ke dalamnya.

Pada biasanya, seluruh sayur- mayur dapat ditumis ataupun direbus. Banyak orang yang menyangka kalau sayur- mayur yang direbus jadi santapan segar dibandingkan ditumis sebab tidak memakai minyak serupa sekali. Tetapi warnanya perihal ini tidak selamanya ataupun telak semacam itu.

Para ahli

menciptakan kalau memasak ataupun menumis dengan minyak sayur memanglah tingkatkan resiko kanker, namun perihal ini dapat dilindungi dengan memakai minyak zaitun.

Apalagi, dengan minyak zaitun, nutrisi di dalam sayur- mayur dapat bertambah.

Cara menggoreng dengan minyak zaitun ditemui bisa tingkatkan senyawa antioksidannya yang berguna buat badan, dibanding dengan cara direbus dengan air.


Guru besar Cristina Samaniego Sanchez dari University of Granada di Spanyol berkata kalau menumis dengan minyak zaitun bisa jadi santapan segar sebab tingkatkan kandungan fenolik pada sayur- mayur.

Perihal ini berarti buat kesehatan, paling utama energi kuat badan. Cara menumis dengan minyak zaitun pula bisa tingkatkan kandungan lemak tidak jenus serta kurangi humiditas sayur- mayur.


Riset yang diterbitkan dalam harian Food Chemistry membuktikan keahlian minyak zaitun buat tingkatkan fenol dalam sayur- mayur alhasil jadi santapan segar.

Fenol merupakan materi kimia segar yang bertugas mencegah sel- sel, serta kurangi resiko kanker, diabet, serta resiko kehabisan keahlian memandang sebab aspek umur.

Dikutip dari Medical Daily, para periset melaksanakan eksperimen dengan memakai kentang, labu, tomat serta terong yang dimasak dengan bermacam metode.

Mereka mencernanya dengan metode ditumis, direbus dengan air, serta pula direbus dengan kombinasi air serta minyak zaitun.

masing-masing mempunyai  cara memasak dibanding dengan sayur- mayur mentah. Tidak hanya itu para ilmuwant mengukur humiditas, lemak, jumlah isi fenol serta antioksidan.

Baca Pula:





Hasilnya, sayur- mayur yang ditumis dengan minyak zaitun jadi santapan segar sebab mempunyai isi fenol yang terbaik. Faktornya merupakan minyak sanggup menuangkan panas dalam sayur- mayur dengan metode yang berlainan dari air.

Distribusi itu tingkatkan bagian fenol, ialah cara kimia yang mengekspresikan fenol dalam santapan.

Alhasil minyak zaitun sanggup tingkatkan senyawa fenolik dalam sayur- mayur. Tidak cuma itu, minyak zaitun pula sanggup tingkatkan jumlah lemak dalam sayur- mayur dibanding dengan sayur- mayur yang direbus alhasil jadi santapan segar.

Minyak zaitun spesialnya extra virgin olive oil teruji tingkatkan jumlah fenol dalam sayur- mayur dikala ditumis. Sedangkan mengolmenjadi santapan segar. ah sayur- mayur dengan metode direbus tidak mempengaruhi kenaikan isi fenol.

Walaupun sedemikian itu, pasti tidak bisa dipukul datar kalau seluruh sayur- mayur yang ditumis tentu lebih segar dibandingkan direbus.

Walaupun senantiasa jadi santapan segar, tidak bisa dibantah pula memasak sayur- mayur dengan metode ditumis itu pula tingkatkan kepadatan energi karena penerapan  minyak.(*) 




Sumber : health.