Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💥 Kisah Mujizat Bayi Hidup Lagi Setelah Meninggal 💥



Dikira Sudah Meninggal, “Bayi Ajaib” Ini Mampu Bertahan Hidup
Vonis Dokter terkadang bisa salah dalam mendiagnosis pasiennya. Shelagh McAlpine, mengalami pendarahan hebat saat kehamilannya memasuki usia 28 minggu. Setelah ia dilarikan ke rumah sakit, Dokter yang memeriksa berkata bahwa bayi dalam rahimnya dinyatakan sudah meninggal dunia, hal ini karena diketahui detak jantungnya sudah berhenti.

Baca Juga :

Bayi itu mengalami placental abruption suatu kondisi plasenta yang terlepas dari rahim ibu sebelum berhasil dilahirkan. Merasa tak percaya, wanita 37 tahun itu memohon agar Dokter mau memeriksanya kembali lebih detail.

Meski sempat merasa berat, akhirnya Dokter mengabulkan permintaannya. Bersama dengan timnya, Dokter berusaha keras mencari kembali adakah tanda-tanda kehidupan. Ajaib, mereka berhasil menemukannya.

Segera setelah itu  Shelagh pun dibawa ke ruang operasi untuk diambil tindakan operasi caesar darurat. Bayinya pun berhasil dikeluarkan meski hanya memiliki berat badan 1,2 kg, tubuhnya sangat kecil hanya seukuran kepalan tangan pria dewasa.

Namun seminggu kemudian, Shelagh membawa bayinya kembali ke rumah sakit, karena kondisinya begitu lemas. Saat Dokter memeriksa ia menemukan lubang di jantung dan salah satu bagian paru-parunya. Tindakan operasi pun segera dilakukan. Untungnya Mia Rose, nama bayi ajaib milik Shelagh mampu bertahan hidup saat melewati operasi besar.

Dokter yang menanganinya pun berkomentar, ini benar-benar ajaib, sepanjang karirku sebagai Dokter belum pernah menemukan bayi yang begitu tangguh seperti dia. Padahal aku sempat berpikir, mustahil untuk dia selamat. Lagi-lagi perkiraanku salah untuk yang kedua kalinya, ungkap sang Dokter.

Baca Juga :

Setelah mendapatkan perawatan intensif, Mia pun diperbolehkan pulang, dan ia tumbuh normal tak pernah lagi mengalami masalah. Kami merasa diberkati telah memiliki Mia, dia telah melalui begitu banyak hal dan berjuang untuk segalanya, dia adalah keajaiban Tuhan yang diberikan untuk keluarga kami, ungkap Shelagh.