Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💥 Kisah Nenek Mengandung Selama 46 Tahun, Nenek Ini Lahirkan Bayi Batu 💥


Sebuah fenomena kehamilan tak biasa dialami oleh seorang wanita asal Maroko yang mengandung lebih dari 9 bulan.

Zahra Aboutalib, seorang wanita yang diketahui berasal dari desa Casabalanca Maroko ini dikabarkan mengandung dengan usia kehamilan mencapai 46 tahun lamanya.

Baca Juga :

Kejadian tersebut terjadi pada tahun 1955 silam, waktu itu Zahra berusia 26 tahun anehnya selama puluhan tahun tersebut ia tidak melaporkan status kehamilannya pada medis.


Awalnya Zahra merasakan sakit tak tertahankan saat mau melahirkan, selama 48 jam ia menahan rasa sakit itu.

Namun, suatu ketika sedang di rumah sakit Zahra melihat seorang pasien yang meninggal setelah melahirkan.

Baca Juga :

Karena hal itulah ia ketakutan kemudian memutuskan untuk melarikan diri karena takut, selanjutnya ia menahan rasa sakit higga beberapa hari berlalu rasa sakit itu dikatakan hilang.


Setelah itu ia mulai menggenapkan kehamilannya hingga berusia satu tahun, karena ia meyakini tentang sebuah mitos 'anak tertidur' berdasar cerita rakyat Maroko dan Maghrebian.

Keyakinan dari mitos tersebut adalah, janin tidak aktif dan tertidur jika lebih dari masa normal kehamilan kejadian seperti itu biasanya terjadi karena sihir hitam dan putih dalam janin.

Zahra percaya tentang mitos tersebut, untuk itulah ia membiarkan kehamilannya meski dalam usia lebih dari satu tahun.

Hingga akhirnya setelah rasa sakit pasca persalinan berhenti, Zahra mulai menjalani kehidupanya seperti biasa hingga ia menjadi seorang nenek, ia tidak pernah melahirkan anak.

Namun, setelah 46 tahun berlalu, rasa sakit di perutnya kembali muncul, setelah itu dia memeriksakannya ke klinik setempat.

Baca juga :

Setelah melakukan scan ultrasoud mengungkapkan ada sesuatu yang aneh di janinnya setelah itu dilakukan identifikasi menggunakan MRI, dan ternyata ada sesuatu di janinnya.

Padahal waktu itu usianya sudah menginjak 75 tahun, putra angkatnya membawanya ke rumah sakit dan diduga Zahra menderita tumor ovariom.

Setelah bedah dan dikeluarkan dari dalam perutnya rupanya Zahra mengalami kehamilan ektopik.

Di mana bayi tersebut berubah menjadi mumi dan membatu di perutnya.

Janin yang mati telah menjadi benda asing oleh karena itu, tubuh bayi telah membentuk cangkang kerang di sekitarnya yang memumikan janin. (*)

Artikel ini telah tayang di Intisari online dengan judul, “Wanita Ini Hamil Selama 46 Tahun, Seperti Ini Wujud Bayinya Setelah Lahir”

Banyak kasus perempuan yang tidak sadar bahwa mereka sedang hamil, karena gejala kehamilan bervariasi dan ada pula yang tidak memiliki gejala.

Namun, yang dialami perempuan ini berbeda. Kisahnya bermula pada 1955. Zahra Aboutalib yang ketika itu berusia 26 tahun tengah mengandung dan dilarikan ke rumah sakit karena merasa ada masalah pada perutnya.

Setelah melakukan pemeriksaan rutin, dia kemudian melihat perempuan hamil lainnya meninggal saat melahirkan. Kondisi tersebut mendorongnya untuk pergi dan tidak akan pernah kembali lagi ke rumah sakit.

Melansir Viral4real, tak lama perempuan dari Casablanca, Maroko, itu mengalami rasa sakit selama beberapa hari. Akan tetapi, setelah rasa sakitnya memudar, dia juga melupakan bayi yang belum lahir itu.

Baca juga :

Karena merasa takut dan sulitnya melahirkan, sebagai gantinya dia mengadopsi tiga anak. Namun, ketika usianya menginjak 75 tahun, rasa sakitnya kembali menghantuinya.

Putranya yang prihatin dengan kondisinya akhirnya membawanya ke seorang spesialis. Profesor Taibi Quazzani menduga perut menonjol Zahra karena adanya tumor ovarium sehingga dia perlu melakukan pemindaian ultrasound.

Ternyata perempuan paruh baya itu masih hamil dan benjolan pada perutnya itu adalah anak yang belum lahir selama 46 tahun. Bayi itu berubah menjadi "bayi batu".

Zahra rupanya mengalami kehamilan ektopik, di mana telur tersebut ditanamkan di tuba falopi. Janin yang berkembang keluar dari tuba falopi dan terus berkembang di rongga perut yang menyebabkan dia sakit.

Dia akhirnya melakukan operasi untuk mengeluarkan janin tersebut. Janin itu memiliki berat 7 kilogram dengan panjang 42 cm.