Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💗 Lahir dengan Kondisi Langka, Dokter Buat Wajah Wanita Ini Seperti Buah Labu, Ternyata Alasannya .💗


Seorang wanita asal China terlahir dengan kondisi memiliki tanda lahir besar yang menutupi hampir setengah wajahnya.

Dokter khawatir ia terkena kanker kulit sehingga melakukan sesuatu yang membuat semua orang tercengang.


Wanita 23 tahun bernama Xiao Yan (23) tersebut lahir dengan tahi lalat atau tanda lahir langka, yang disebut nevus melanositik kongenital.

Baca Juga :

Jenis tanda lahir ini hanya mempengaruhi sekitar satu persen bayi di seluruh dunia.

                                      

Maret lalu, Xiao mengeluh kalau tanda lahirnya terasa sakit.

Saat dokter melakukan pemeriksaan mereka khawatir kalau sel tanda lahirnya mulai berubah menjadi sel kanker.

Xiao pun dijadwalkan untuk menjalani operasi pengangkatan kulit.

Baca Juga :

Namun sebelumnya mereka memasukkan empat balon berukuran telur di bawah kulitnya.

Wajah Xiao pelan-pelan disuntikkan cairan hingga tampak seperti ada empat balon di wajahnya agar kulitnya meregang.

Hal ini dilakukaan agar mereka akan memiliki cukup kulit untuk menggantikannya ketika mereka mengangkat tahi lalat besar itu.

Wanita asal Longjing. Guizhou, Cina ini harus harus hidup dengan wajah membalon selama sekitar lima bulan.

Namun Xiao mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya.

"Meskipun punya tahi lalat hitam besar di wajah saya, saya menikmati masa kecil saya bermain dengan teman-teman, saya bahagia," katanya, seperti dikutip The Sun, Rabu (24/1).

"Tapi saat bertambah dewasa, fakta bahwa saya terlahir 'berbeda' menjadi semakin menjadi perbincangan,"tambahnya.

Ibunya Yang Xiu'e mengatakan bahwa dia harus memohon penduduk desa untuk berhenti mengolok-olok putrinya.

Baca juga :

Setelah rekomendasi dari dokter tahun lalu, keluarga miskin Xiao mengumpulkan dana sebesar £ 11.178 (Sekita Rp 210juta) untuk tahap pertama perawatannya di Shanghai, yang dimulai pada bulan Oktober lalu.

Awalnya Xiao merasa sakit saat dokter menanam balon untuk meregangkan kulitnya.

"Selama bulan pertama pengobatan, wajah saya sangat sakit karena ekspander berukuran telur itu dan suntikan garamnya sehingga saya ingin membanting wajah saya ke dinding," kata Xiao.

Perawatannya akan berlanjut selama lima bulan ke depan.

Dia juga akan menjalani lima atau enam operasi lagi, yang mungkin berakhir pada bulan Juni tahun ini.
                                           
"Saya dulu sering menyesali diri sendiri. Tapi sekarang saya sudah terbiasa berkat dukungan dari keluarga dan bisa lebih positif," ujar Xiao.

Xiao mendapat julukan "Boneka labu" karena benjolan di wajahnya menyerupai bentuk buah labu.

Baca Juga :

Saudara kembarnya dan seluruh keluarganya terus mengumpulkan dana untuk operasi lanjutannya dan telah berhasil mengumpulkan sekitar Rp 105 juta