Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💗 Meskí Terlíhat Menjíjíkkan, Ínílah Manfaat Dahsyat ‘Tempe Busok’ Merupakan Antí Kanker Yang Jarang Díketahuí 💗



Tempe adalah salah satu penganan khas Indonesia yang terbuat dari kedelai. Meski terlihat sederhana, namun tempe banyak digemari untuk dijadikan lauk ataupun cemilan. Tidak hanya lezat dan bergizi tinggi, harganya yang ekonomis, membuat tempe bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

8 Manfaat Tempe Busuk yang Baik untuk Kesehatan

Makanan hasil fermentasi kedelai ini bisa diolah menjadi beragam masakan, mulai dai gorengan hingga sayur. Namun jika tempe terlanjur busuk, apakah masih aman untuk dikonsumsi?

Pada dasarnya mengonsumsi tempe busuk atau semangit terbilang aman selama tempe belum menghitam sempurna dan berlendir. Menurut penelitian, tempe busuk sendiri memiliki kandungan yang lebih baik dibandingkan dengan kandungan pada kedelai pun tempe segar.

Pada tempe busuk, terdapat kandungan genistem, glisten, vitamin B12, lemak, protein, kalsium, daidzein hingga aglikon. Kandungan tersebutlah yang membuat tempe busuk memiliki manfaat penting untuk tubuh. Apa saja?

Baca Juga :

1. Dapat Menyembuhkan Infeksi
Infeksi bisa menyertai luka terbuka maupun terjadi di dalam tubuh. Keadaan ini biasanya akan semakin parah ketika bakteri jahat semakin berkembang, dan membuat luka tak kunjung sembuh. Jika kamu suka mengonsumsi olahan makanan yang terbuat dari tempe busuk, mungkin tanpa disadari, ketika terdapat luka di anggota tubuhmu, itu akan lebih cepat mengering dan terbebas dari masalah infeksi. Hal ini dikarenakan tempe busuk mengandung anti bakteri yang dapat dicerna sempurna oleh tubuh sehingga berdampak juga untuk mengatasi masalah infeksi pada tubuh.

2. Menambah Nafsu Makan
Tempe yang sudah busuk, sejak lama dipercaya sebagai salah satu cara penambah nafsu makan anak-anak. Dengan mengonsumsi tempe tersebut, nafsu makan akan semakin bertambah secara alami dan efektif untuk diterapkan. Caranya adalah dengan mengolah tempe dengan cara dibakar dan kemudian dicampurkan pada nasi.

3. Mengatasi Perut Kembung
Selain itu, tempe yang sudah busuk ternyata juga bermanfaat untuk mengatasi masalah perut kembung. Perut kembung biasanya disebabkan oleh kondisi perut kosong yang lantas diperparah dengan kondisi masuk angin. Manfaat serupa juga bisa kamu dapatkan dengan memanfaatkan kencur dan asam jawa.

4. Mengatasi Kanker
Tempe yang telah membusuk mengandung vitamin B12 dan beberapa kandungan antioksidan yang baik untuk mencegah perkembangan sel kanker. Sel kanker biasanya terbentuk karena dampak dari radikal bebas yang kini tengah marah berada di sekitar kira. Radikal bebas memang tidak dapat dihindari, namun perkembangannya menjadi sel kanker dapat dicegah bahkan diatasi. Mengonsumsi makanan kaya akan vitamin C dan antioksidan adalah kunci utama untuk menghindari kanker di samping memiliki pola gaya hidup sehat.

5. Penyedap Rasa
Biasanya, tempe yang telah membusuk kerap dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai penyedap rasa pada masakan. Dengan menambahkan tempe ke dalam tumisan ataupun sayur, maka rasa yang dihasilkan akan semakin sedap dan menambah nafsu makan orang yang menyantapnya.

Baca Juga :

6. Cocok untuk Diet
Karena kandungan protein tinggi dalam tempe yang sudah busuk mencapai 18 jenis protein yang cocok dicerna, maka sangat pas sekali dikonsumsi bagi kalian yang sedang menjalani program diet.

7. Mengurangi Risiko Jantung
Pengaruh negatif yang dihasilkan dari kolesterol jahat di dalam tubuh juga bisa dinetralisirkan dengan mengonsumsi tempe busuk yang mengandung lemak tak jenuh ganda, omega 3 dan omega 6 sehingga akan mengurangi risiko jantung koroner.

8. Sebagai Nutrisi untuk Tulang
Faktanya, tempe yang sudah busuk kaya akan kandungan kalsium yang jelas penting untuk menunjang kesehatan tulang. Pertumbuhan tulang sendiri juga tidak hanya butuh asupan kalsium saja, namun juga asupan gizi yang seimbang. Dengan mengonsumsi makanan dari olahan tempe ini, kamu bisa mendapatkan dua manfaat sekaligus, yakni meningkatnya nafsu makan dan juga asupan kalsium yang mana keduanya sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan tulang yang optimal.

Ciri-ciri Tempe Semangit yang Masih Layak Dikonsumsi
Biasanya, tempe yang masih baru memiliki serabut putih dengan biji kedelai yang padat dan menyatu, serta tidak ada aroma menyengat pada tempe masih baru. Sedangkan, tempe semangit warnanya mulai kecoklatan. Teksturnya juga semakin lama akan semakin lembek. Yang paling kentara adalah aromanya yang menyengat. Meski tempe semangit ini busuk, tetap aman dikonsumsi kok. Asalkan tidak berair dan aroma menyengatnya makin tajam.

Baca Juga:

Apa Saja Olahan Tempe Semangit yang Enak?
Tempe semangit bisa diolah menjadi berbagai panganan lezat ala Nusantara. Di Malang, tempe semangit biasanya dibuat menjadi mendhol. Sementara itu, di daerah Kediri atau Blitar, tempe semangit paling favorit dimasak menjadi sambal tumpang. Ingin yang lebih simpel? Goreng saja tempe semangit hingga kering, kemudian tumbuk bersama cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih dan sedikit teras. Santap bersama nasi. Enak banget!