Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💗 Tahun Ajaran Baru Untuk PAUD Hingga SMP Sebaiknya Daring, Disdikpora Kuansing Putuskan Tetap Belajar di Rumah 💗



Proses belajar dan mengajar direncanakan akan kembali dibuka 13 Juli, namun banyak pihak yang masih ragu dengan dibukanya proses belajar mengajar di sekolah ini karena kasus penyebaran Covid-19 sendiri masih tinggi di tanah air, termasuk di Riau khususnya.

Anggota Komisi V DPRD Riau Arnita Sari mengatakan untuk daerah zona hijau, belajar mengajar untuk SMA, SMK memang sudah bisa dibuka dengan tetap memperlakulan Protokol kesehatan.

Baca Juga :


"Ingat protokol kesehatan tetap dilakukan terutama menjaga jarak dan harus disiplin,"ujar Arnita Sari kepada tribunpekanbaru.com Kamis (9/7/2020).



Untuk Riau sendiri yang masuk zona hijau baru satu daerah yakni Kabupaten Rokan Hilir, sedangkan Kabupaten dan Kota lainnya belum bisa dinyatakan zona hijau.

Sementara untuk sekolah jenjang pendidikan anak usia dini, SD, dan SMP, politisi yang juga seorang dokter ini menyarankan agar tetap belajar tanpa tatap muka.

Baca Juga :

"Untuk Paud, SD dan SMP sebaiknya belum belajar tatap muka, karena wabah penularan Covid masih tinggi, belajar Daring seperti biasa saja dulu,"ujar Arnita Sari.

Menurut Arnita Sari ini masalah terkait kesehatan anak-anak yang paling utama diperhatikan.

"Harapan kita semoga wabah ini Allah angkat dari muka bumi ini, dan bila kondisi sudah membaik tentu proses belajar bisa kembali normal,"ujarnya.(Tribunpekanba ru.com / Nasuha Nasution)

Menyambut tahun ajaran baru 2020/2021, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing memutuskan proses belajar mengajar tidak dengan tatap muka.

Proses Namun secara daring atau online.

"Tahun ajaran baru tetap secara daring. Belajar dari rumah," kata Sekretaris Disdikpora Kuansing, Masrul Hakim, Kamis (9/7/2020).

Pihaknya sendiri sedang mengajukan surat terkait perpanjangan ini ke bupati. Diperkirakan dalam waktu dekat akan ditandatangani.

Senin depan (13/7/2020), tahun ajaran baru akan dimulai. Ia memastikan pembelajaran tahun ajaran baru di Kuansing akan tetap dimulai pekan depan.

Ia mengatakan, Kuansing belum bisa menerapkan proses belajar mengajar tatap muka. Sebab, Kuansing bukan lagi zona hijau.

Baca Juga :

Sampai kapan proses belajar mengajar lewat daring ini pun belum bisa dipastikan. Bila Kuansing kembali zona hijau, proses belajar mengajar tatap muka bisa dilakukan.

"(Belajar daring) sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Kalau status kita berubah ke hijau, baru bisa" katanya.

Kasus positif covid-19 yang terjadi di Kuansing ini pun menjadi perhatian dan dasar belajar di rumah. Pelajar SD di Kuansing yang ditetapkan sebagai pasien positif.

"Yang terakhir itu kan anak SD. Makanya ragu kita kalau belajar tatap muka," terangnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya sendiri akan melakukan pertemuan dengan Kemenag, MKKS SMP dan SD serta perwakilan guru. Pertemuan akan membahas mengenai teknis belajar dari rumah.

"Merumuskan petunjuk teknis belajar jarak jauh dari rumah," katanya.

Walau tahaun ajaran baru tetap sistem daring, pihaknya memeinta agar para guru tetap datang ke sekolah. Selain itu, para guru diminta melakukan pembelajaran online di sekolah.

Di sekolah, para guru bisa menggunakan fasilitas sekolah yang ada untuk melaksanakan belajar mengajar jarak jauh. Bila ada fasilitas yang masih kurang, bisa dilengkapi dengan menggunakan dana BOS.

"Pantau kita, tidak semua guru efektif melakukan belajar daring dari rumah. Makanya kita minta dari sekolah. Sarana dan prasarana sekolah juga bisa dipakai," katanya.