HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer

Menu Navigasi

💗 5 Pelajaran Hidup Dari Kisah Endang Irawan, Driver Gojek Yang Hidupi 126 Santri 💗

 

Kebutuhan perut yang tidak bisa ditunda-tunda membuat seseorang terkadang harus melakukan segala macam cara. Berbagai pekerjaan dilakukan demi rupiah, termasuk salah satu contohnya adalah menjadi driver ojek online. Namun, jika para driver ojek biasanya mengais rezeki untuk memenuhi kebutuhan anak dan keluarga, berbeda halnya dengan sosok Endang Irawan.

Baca Juga :

💗 Kenadie Jourdin Manusia Ter Imut Kecil Di Dunia 💗

Pria yang kerap disapa dengan Bang Soplo ini tidak hanya bekerja sebagai driver Gojek demi keluarganya saja, tapi juga untuk menghidupi 126 santriwati yang ia asuh. Dan hebatnya, hal tersebut dilakukan dengan sukarela atas keinginan sendiri. Dari kesederhanaan dan kisah hidup Endang tersebut kita bisa belajar 5 hal berikut ini.

1. Potret kesederhanaan kyai zaman nowyang patut dicontoh

Meskipun memiliki sebuah pondok pesantren di wilayah Bogor, tidak akan ada yang menyangka kalau Endang adalah pimpinan pesantren. Jika dilihat dari penampilannya yang sangat sederhana, tidak ada kesan bahwa ia adalah seorang kyai. “Saya sedang belajar ilmu agar tak dikenal orang.” Kata itulah yang terlontar dari mulutnya kendati tak pernah tampil dengan busana ala pemuka agama.

Baca Juga :

💗 Kisah Abdul, Bocah yang Rela Merangkak dengan Tangan ke Sekolah 💗

Mungkin hal ini sangat jarang sekali ditemukan di zaman sekarang. Disaat banyak para pemuka agama dan ustadz ingin dikenal melalui dakwahnya, Endang malah menutupi identitasnya dan menjadi driver ojek online. “Orang tidak ada yang menyangka saya ketua pembina pondok pesantren. Tapi kalau saudara-saudara ke sana, melihat santri cium tangan sama saya, baru percaya,” katanya.

2. Biayai anak yatim dengan uang hasil bekerja banting tulang

Sebelum menjadi driver Gojek, Endang pernah mencoba segala macam peruntungan . Ia pernah bekerja sebagai mekanik elektrik di luar pulau Jawa, namun hal tersebut menyulitkan untuk mengontrol para santrinya, karena hanya boleh pulang setelah 8 bulan. Selain itu, sebelum menjadi driver, Endang hanya berpenghasilan 800 ribu perbulan, semua digunakan untuk membeli keperluan para santriwatinya.

Setelah beralih profesi, Endang merasa lebih luas dan nyaman. Selain bisa terus mengurus pondok pesantren, ia juga bisa membiayai anak yatim yang ingin belajar namun tidak mampu dari segi materi, membiayai penuh anak rekan sesama mitra gojek yang sudah meninggal dalam bertugas. Pesantren yang dulunya hanya dari bilik bambu pun sekarang perlahan dibangun dan menjadi lebih layak.

Baca Juga :

💗 Kisah Miris Kakek 90 Tahun, Bertahan Hidup Jadi Pemulung Cuma Dapat Rp2 Ribu/Hari 💗

3. Rela berkorban hingga membelikan pembalut santriwati

Pondok pesantren Nurul Iman yang ia asuh sebenarnya sudah berdiri sejak 12 tahun lalu, namun baru bisa berkembang setelah ia pindah profesi menjadi driver Gojek. Pondok pesantren tersebut juga tidak strategis tempatnya, sehingga menuntut Endang untuk melakukan segala hal yang diperlukan oleh santriwatinya.

“Bahkan hingga pembalut dan obat-obatan juga saya yang beli. Karena kan pondok ini adanya di atas gunung, jadinya kasihan kalau mereka sakit atau apa harus turun gunung sendiri,” jelasnya. Mungkin hal ini tidak akan dilakukan oleh ustadz manapun juga, tapi Endang mengaku tidak keberatan dengan melakukan hal tersebut.

4. Kebaikan hati yang ikhlas tanpa meminta balas budi

Endang tidak hanya berbaik hati untuk membiayai penuh santri yang yatim dan fakir, serta mereka yang tidak mampu saja. Terkadang ia memberi uang jajan kepada para santri sehingga bisa membeli habis jualan yang lewat di depan pondok pesantrennya, dari tukang bakso hingga penjual gorengan. Semuanya dilakukan tanpa mengharap ia akan mendapat balasan yang sama.

Baca Juga :

💗 Kisah Inspiratif  Naja, Penghafal 30 Juz Alquran, Meski Menderita Cerebral Palsy 💗

Tapi memang setiap kebaikan yang dilakukan dengan ketulusan akan dibalas dengan imbalan yang sesuai. Setiap pergi bekerja, selalu ada saja penumpang yang memberika uang tip, sumbangan, serta doa untuk kemajuan pesantrennya. Bahkan ada salah satu anggota kepolisian yang pernah meng-order dan memberikan sumbangan setiap bulan 350 ribu. Hal tersebut bahkan dilakukan selama setahun terakhir ini. Endang sendiri menuturkan bahwa dirinya juga lupa dan sudah tidak ingat dengan nama si penyumbang.

5. Semangat dan tekad menciptakan santri yang hafal Al-quran 30 juz

Mewujudkan mimpi untuk membuat anak-anak hafal Al-quran memang sebuah tugas berat yang harus diemban, terlebih Nurul Iman bukanlah yayasan yang bisa menggaji guru dari luar. Tak kehabisan akal, Endang menjadikan adiknya sebagai pengurus pondok untuk membantunya mengajar para santri.

Kini, dari keseluruhan 126 santriwati Pondok pesantren Nurul Iman dengan rentan usia 9 hingga 20 tahun, 11 di antaranya sudah menuntaskan hafalan Al-Quran mereka. 6 dari mereka masih tinggal di pondok karena harus membantu santri lain selama tiga bulan, baru setelahnya mendapat ijazah.

Baca Juga :

💗 Kisah Pilu Nenek Pencari Rumput, Nasibnya Berubah Usai Didatangi Baim Wong 💗

Zaman sekarang, orang yang mau berbuat baik tanpa mengharap balas budi memang jarang ditemui. Sosok Endang yang membiayai 126 santrinya bisa jadi inspirasi, jika orang kecilpun bisa berbuat lebih untuk membantu banyak mereka yang membutuhkan. Setiap rezeki memang sudah diatur porsinya masing-masing, tinggal kita menjemput dan bersyukur atas apa yang sudah diperoleh.***


 

Bagikan ke Facebook

Artikel Terkait