Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

💗 Kisah Hidup Seorang Bocah Kecil yang Menyedihkan . Banyak Netizen Menangis Lihat Foto Ini 💗

 

Beredar sebuah foto yang menyedihkan. Foto itu bahkan menjadi viral di akun Facebook dan membuat banyak netizen menangis.

Baca Juga ;

💗 Viral! Kisah Sedih Ipda Eka Pasang Pangkat Baru di Makam Istri 💗

Foto itu melihatkan seorang wanita bule yang tengah memberi minum kepada seorang bocah kecil, yang kondisinya memprihatinkan sekali.

Namun, foto itu tak seberapa sedihnya dengan kisah hidupnya. Bocah yang ada di dalam foto itu adalah seorang anak yang ada di Nigeria.

Sementara si wanita bule itu bernama Anja Ringgren Loven. Anja sendiri merupakan seorang aktivis dari African Children’s Aid Education and Development Foundation.

Disebut sebagai negara yang memiliki wilayah kumuh paling besar banyak warganya yang hidup dalam kekurangan. Hal ini berdampak besar pada anak-anak yang ada di sana.

Banyak kisah viral seputar anak-anak kelaparan. Mulai dari kisah anak-anak kecil yang setiap harinya hanya makan nasi dengan kuah kunyit di sekolah. Lalu kisah perjuangan anak-anak  untuk mendapatkan air bersih, hingga anak kecil yang kelaparan di pinggir jalan.

Baca Juga :

💗 Kisah Unik! Percintaan Pria Berusia 62 Tahun dengan Remaja Usia 18 Tahun 💗

Menurut Anja, bocah malang itu bisa menjadi seperti itu karena diduga memiliki ilmu hitam.

Berdasarkan informasi yang didapat Anja, bocah-bocah kecil yang ada di Nigeria itu memiliki ilmu hitam dan kemudian mereka dibiarkan tumbuh sendirian. Tak diberi makan, minum, dan pakaian.

Mereka benar-benar dibiarkan berjuang hidup sendirian tanpa ada satu orang pun yang membantunya.

“Mereka membuatku berjuang di sini. Mereka jadi alasan mengapa aku menjual semua hartaku. Mengapa aku memutuskan pindah ke sini,” kata Anja.

Anja mengaku sudah 3 tahun tinggal di Nigeria, ia juga sudah sering melihat bocah yang seperti itu dan jumlahnya sudah banyak.

“Ribuan bocah dianggap punya ilmu hitam, dan kami begitu sering melihat bocah disiksa, tewas, dan ketakutan,” tulis Anja di Facebook.

Baca Juga :

💗 Viral Seorang Polisi Bawa Anaknya Saat Bertugas Jaga Pemilu, Tak Disangka Ada Kisah Menyedihkan di Baliknya 💗

Kini, bocah malang itu sedang menjalani rehabilitasi kesehatan di LSM tempat Anja bekerja dan bocah itu juga sudah diberi nama oleh Anja. Bocah itu diberi nama Hope yang artinya adalah harapan.

Mengapa kurang gizi bisa terjadi? Penyebabnya ada beberapa faktor antara lain kemiskinan, politik, perubahan iklim, penyakit, kebersihan air, sanitasi yang buruk dan lain-lain. Lantas, apa saja, sih, dampak buruk dari kurang gizi? Simak penjelasannya di bawah ini:

Kemampuan motorik mengalami keterlambatan

Si Kecil yang mengalami kurang gizi berarti tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup sebagai sumber energi. Ini artinya ia berisiko mengalami keterlambatan perkembangan kemampuan motorik.

Daya tahan tubuh menurun

Kurang gizi tentunya berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh sehingga Si Kecil rentan terkena beragam penyakit. Apabila terjadi, tumbuh kembang Si Kecil bisa terhambat. Penyakit yang muncul jika tidak segera diatasi hingga tuntas bisa berakibat fatal.

Terhambatnya pertumbuhan fisik

Dampak langsung dari kurang gizi yang terlihat jelas adalah berat dan tinggi badan Si Kecil tidak sesuai dengan usianya. Umumnya, hal ini disebabkan oleh tidak tercukupinya kebutuhan Si Kecil atau penyerapan vitamin dan mineral yang tidak sempurna.

Baca Juga :

💗 Kisah Menyedihkan, Seorang Ayah Ajak Anak Bermain di Kuburan 💗

Pertumbuhan otak terhambat

Untuk berkembang, otak membutuhkan nutrisi-nutrisi penting seperti asam lemak omega-3 dan 6, yodium, juga zat besi. Apabila Si Kecil mengalami kurang gizi maka berarti ia tidak mendapatkan mineral yang dibutuhkannya tersebut. Ini akan memengaruhi perkembangan fungsi otaknya.

Tentunya harapan Bunda, Si Kecil tumbuh dan berkembang secara optimal. Pastikan Bunda memberikannya asupan gizi yang ia butuhkan yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Pilih makanan yang kaya akan zat gizi penting untuk tumbuh kembang seperti kolin, DHA, probiotik dan prebiotik, kalsium serta vitamin D. Kreatif dalam memberikan variasi makanan juga bisa menambah nafsu makan Si Kecil. Kalau perlu, Bunda bisa membuat jadwal makan yang disarankan untuk balita yaitu tiga kali makan besar yang diselingi dua kali sesi camilan.

Dengan memastikan asupan gizi Si Kecil sesuai kebutuhan, Bunda sudah memberikan dukungan 100 persen pada proses tumbuh kembangnya agar berjalan optimal.