Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Meski dengan Keterbatasan Fisik, Wanita Ojol Ini Tetap Semangat Cari Rezeki untuk Bisa Menyambung Hidup


Bukan menjadi rahasia lagi kalau setiap orang mendambakan kekayaan yang berlimpah. Harta atau uang diibaratkan sebagai sebuah hal yang memiliki nilai penting bagi kehidupan. Uang bisa digunakan untuk membeli berbagai hal yang diinginkan. Mulai dari makanan, pakaian, mainan anak, peralatan sekolah, rumah, perhiasan, mobil mewah, dan lain-lain.

Baca Juga :

💖 Berhasil Dipisahkan 30 Tahun Lalu, Begini Kabar Bayi Kembar Siam Dempet Kepala yang Dulu Bikin Geger, Kondisinya Tak Disangka-sangka! 💖

Untuk mendapatkan pundi-pundi pemasukan, diperlukan usaha dan kerja keras. Salah satu caranya adalah dengan bekerja. Aktivitas tersebut bisa dilakukan di mana saja dan oleh siapa saja. Tak peduli pria maupun wanita. Bekerja bisa dilakukan di kantor atau menjadi wiraswasta dam membuka lahan bisnis sendiri.

Bicara soal bekerja, tak sedikit orang yang merasa malas namun tetap ingin mendapatkan uang setiap bulannya. Faktor penyebab rasa malas bekerja ini ada banyak, seperti ngantuk, pekerjaan yang cukup rumit, lingkungan yang kurang nyaman, tidak senang dengan dengan pekerjaannya, dan masih banyak lagi lainnya. Berbeda dengan wanita yang bernama sumaiyah,walaupun dalam keterbatasan fisik beliau semangat dalam mencari rezeki, 

Karena pandemi, penghasilan beliau pun menurun dengan drastis.

Keterbatasan fisik tentu bukanlah sebuah halangan untuk seseorang agar tetap bisa mencari rezeki. 

Driver ojek online (Ojol) yang memiliki cacat fisik ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa meskipun dirinya mengalami keterbatasan fisik, namun ia tetap semangat mencari nafkah rejeki.

Baca Juga :

💖 Perjuangan Berat Efi Bani: Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tak Ada Kabar 💖

Kisah haru dan menyedihkan seputar ojol berikutnya hadir dari Sumaiyah. Wanita asal Singapura yang memilih menjadi pengantar GrabFood. Yang membuat warganet terenyuh adalah kondisi Sumaiyah yang ternyata penyandang difabel.


Di tengah keterbatasan fisik yang dialami oleh Sumaiyah, ia tetap bekerja sebagai pengantar GrabFood dengan menggunakan kursi roda. Sumaiyah sebenarnya bukan datang dari keluarga yang kurang mampu, namun ia tetap memilih bekerja sebagai pengantar makanan.

Baca Juga :

💖 Momen Manis Prajurit TNI Mandikan Bocah Papua di Tengah Beratnya Tugas, Bikin Haru 💖

Dalam video tersebut, terlihat wanita ini yang akrab dipanggil Sumiyah ini tak bisa berjalan sempurna lantaran kakinya yang mengalami cacat.

Banyak rintangan yang Sumaiyah hadapi

Sebelum bekerja sebagai driver GrabFood, Sumaiyah sempat bekerja di kantor. Namun, karena jari-jemarinya lemah, rekan kerjanya seringkali menjadi tidak sabar karena menganggapnya lambat. Alhasil, ia mencoba peruntungan di GrabFood.


Baginya, dengan bergabung menjadi mitra moda transportasi tersebut, ia merasa lebih berguna bagi masyarakat. Akan tetapi, banyak rintangan yang harus ia hadapi saat menjajal pekerjaan barunya itu.

Baca Juga :

💖 Kematiannya Dicemburui, Muazin Meninggal Saat Azan Subuh , Terhenti di Kalimat Allahu Akbar dan Syahadat 💖

Misalnya, saat hujan dan angin kencang. Ia harus membuka payung dan menahannya agar tidak tertiup angin. Terkadang, payungnya membawa manfaat untuknya karena bisa ia gunakan untuk mengetuk pintu saat ia sulit menjangkau.

Berharap masyarakat khususnya pelanggan menerima keadaannya

Sumaiyah mengimbuhkan bahwa ia ingin para pelanggan lebih mengerti dengan keadaannya. Khususnya saat mereka tahu bahwa ia yang akan mengantar pesanan. Sumaiyah menjelaskan,


“Maaf. Bukannya saya tidak mau bergerak dengan cepat, tapi saya adalah penyandang disabilitas. Jadi saya tidak bisa mengestimasi lama waktu saya akan mengantar pesanan. Terlebih lagi, saya juga bergantung pada keadaan lalu lintas dan waktu perjalanan bus. Semuanya butuh waktu.” Imbuhnya.

Baca Juga :

💖 Alhamdulillah, Jemaah Tahap Pertama Mulai Jalankan Umroh di Tengah Pandemi 💖 

“Kepada semua pelanggan, jika Anda melihat nama saya, Sumaiyah B, saya mengharapkan kerjasama Anda untuk bersabar dan memahami keadaan para difabel seperti saya. Yang pergerakannya cukup lambat. Saya akan berusaha untuk mengantarkan pesanan Anda secepat mungkin.” Ungkapnya.