Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Awan Berbentuk Angin Puting Beliung Muncul Misterius di 3 Gunung, Ini Penjelasannya

 


Bentuk awan seperti angin puting beliung 

Sempat menghebohkan warga setempat, pasalnya awan membentuk pusaran angin bak puting beliung yang hendak menerjang area di sekitarnya. Berikut adalah penjelasan fenomena awan melinggar di tiga gunung ini.

Fenomena awan  melingkar yang membentuk pusaran angin di tiga gunung di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuat heboh masyarakat setempat. 

Tak hanya itu potret fenomena awan melingkar ini juga turut diunggah di media sosial sehingga menarik perhatian warganet. 

Baca Juga :

๐Ÿ’— Wanita Tabrak Pejalan Kaki Sampai Tewas, Pelaku Malah Nantang Berkelahi Dengan Istri

Berbahaya bagi Dunia Penerbangan 

Dikutip dari Kompas.com, fenomena itu terjadi di Gunung Merapi, Gunung Lawu dan juga Gunung Merbabu pada Kamis (5/11/2020) pagi. 

Menurut keterangan Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Semarang Iis W Harmoko, awan tersebut bernama awan lenticularis. 

Awan jenis ini, menurut Iis, berbahaya untuk jalur penerbangan pesawat. 

"Gelombang gunung ini akan dapat menyebabkan terbentuknya turbulensi yang berbahaya bagi penerbangan," katanya.

is juga menambahkan bahwa awan lenticularis mulai terbentuk ketika arus angin yang mengalir sejajar permukaan bumi mendapat hambatan dari obyek tertentu seperti halnya pegunungan. 

Kemudian, ketika udara naik tersebut mengandung banyak uap air dan bersifat stabil, maka saat mencapai suhu titik embun di puncak gunung. Lalu uap air tersebut mulai berkondensasi menjadi awan mengikuti bentuk puncak gunung. 

Baca Juga :

๐Ÿ’— Suami Selingkuh, Pilih Cerai atau Bertahan?

"Inilah mengapa awan lenticularis terlihat diam karena awan mulai terbentuk dari sisi arah datangnya angin (windward side) di puncak gunung kemudian menghilang di sisi turunnya angin (leeward side)," sebutnya.

Warga Sempat Khawatir

Sementara itu, fenomena awan lenticularis tersebut sempat membuat warga di sekitar Gunung Lawu terkejut sekaligus khawatir, 

“Awannya berbentuk angin puting beliung yang di bagian selatan. Agak ngeri juga topi awannya,” ujar Suradi, salah satu warga Magetan, Kamis. 

Sejalan dengan pendapat tersebut, salah satu warga bernama Suradi mengaku melihat fenomena itu sedang bersepeda, sekitar pukul 05.00 WIB.

“Sampai jam 06.30 WIB masih bisa kita lihat bentuk awan yang menyerupai angin puting beliung tersebut,” ujar dia. 

Sementara itu, Mulyono salah satu pedagang tahu di Pasar Sayur Magetan, mengaku melihat dengan jelas penampakan awan tersebut sampai pukul 7 pagi.

Baca Juga :

๐Ÿ’— Salut, Kuli Bangunan dan Istri Buat Taman Baca dan Bimbel Gratis, Demi Misi Mulia

“Sering kami lihat awan di atas Gunung Lawu menyerupai topi. Kadang seperti caping, kalau hari ini seperti pusaran angin,” katanya.

Masyaallah, sungguh suatu kenampakan alam yang begitu luar biasa. Semoga bisa kembali mengingatkan kita tentang kebesaran dan kekuasaan Allah SWT