Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anak Pertamnya Pernah Terculik, Ibu Supriyatin Terpaksa Bawa Putri Keduanya Cari Kertas Bekas

 


Mirisnya, penghasilannya hanya 5000 ribu rupiah sehari.

Menjadi tulang punggung keluarga di usia yang tak lagi muda tentu bukanlah pekerjaan mudah untuk dilakukan. Namun, ibuini harus berjuang untuk menghidupi anaknya nya yang masih kecil. Ia mencoba berusaha sekuat tenaga demi bisa memenuhi kebutuhan rumah.

Dilansir dari laman Donasionline, ibu ini bernama Ibu Supriyatin. Diketahui, beliau sudah berumur 59 tahun.

Ibu Supriyatin adalah orang tua tunggal bagi san putri. Suaminya pergi meninggalkannya begitu saja tanpa memberi nafkah setelah anaknya dilahirkan. Kini, beliau dan sang buah hati tinggal di sebuah bangunan semi permanen yang jauh dari kata layak.

Sehar-harinya, ibu Supriyatin dan anaknya harus mencari nafkah dengan memulung. Ia biasa mengumpulkan kertas bekas untuk ia jual kembali. Sayangnya, harga yang ia terima tak sebanding dengan perjuangannya. Sekilo kertas yang ia kumpulkan, hanya dihargai 1000 rupiah saja. Biasanya, ia cuman bisa mengumpulkan 5kg saja. Sehingga pendapatannya hanya sebesar 5000 ribu rupiah.

Anak keduanya, selalu bersamanya. Ibu Supriyatin sengaja membawa anaknya mencari kertas bekas karena ia pernah punya penglaman pahit. Anakn pertamanya pernah diculik saat ditinggal pergi bekerja. Hingga saat ini, anakn pertamanya pun belum kembali.

Sebenarnya, anak keduanya ini sangat ingin bersekolah. Namun, karena himpitan ekonomi yang mendera, ia hanya bisa pasrah.

“ untuk makan saja saya kesulitan apalagi untuk biaya sekolah anak saya' tuturnya.

Mari bantu ringankan beban bu Supriyatin dan keluarganya. Agar, ia bisa memberikan kebutuhan anaknya dan bisa hidup lebih layak. Jika teman-teman ingin berdonasi, bisa lewart link berikut ini ya.

Mudah-mudahan bu Supriyatin danak anak-anaknya senantiasa diberikan kesehatan, panjang umur, dan rezeki yang melimpah ya. Semangat terus pak!