Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waspada! Akibat SkinCare Palsu Wajah Wanita Ini Hancur Melepu

Kehadiran toko online memberikan kita kemudahan dalam berbelanja. Selain itu, penawaran harga yang murah kadang membuat kita kesulitan menahan diri untuk tidak berbelanja.

Meski begitu, kita juga harus berhati-hati dalam berbelanja online, karena ada banyak penipuan atau orang yang menjual barang palsu.

Jadi kita harus memastikan bahwa barang yang Anda beli adalah produk yang asli.

Terutama untuk urusan perawatan kulit atau skincare. Karena ada banyak orang jahat yang menjual produk palsu dengan harapan mendapatkan uang cepat.

Seorang warganet asal Malaysia, Fun Sin Wen, membagikan kisah korban produk skincare palsu.

Postingan ini sekaligus sekaligus memperingatkan orang-orang lain agar tak mengalami kejadian serupa.

Dia menceritakan hal itu dalam sebuah postingan Facebook dan menyertai foto.

Itu merupakan foto seseorang yang diduga menggunakan produk perawatan kulit palsu dan membuat wajahnya rusak parah.

“Hasil menggunakan perawatan kulit / makeup dari produsen yang tidak dikenal. Mungkin murah, tetapi wajah Anda mungkin berakhir seperti ini,” tulisnya.

Dia menyarankan orang lain untuk tidak serakah dan mencari barang-barang murah hanya untuk menghemat.

Sebagai gantinya, kita harus selalu memastikan bahwa produk tersebut bukan yang palsu yang mungkin mengandung bahan-bahan yang dapat merusak wajah Anda.

Untuk menghemat biaya dan menjual produk dengan harga murah, pedagang ini akan mencampur bahan-bahan yang tidak aman atau menghasilkan yang tidak bersih.

Dia juga berbagi beberapa foto pekerja yang membuat produk palsu ini di mana mereka terbukti mencampur bahan yang tidak diketahui dan kemudian mengemasnya ke dalam wadah produk kecantikan.

Warganet memenuhi kolom komentar, dan ikut menandai teman-temannya lain, mengingatkan mereka untuk tidak membeli perawatan kulit atau produk make up palsu.

Mukanya melepuh dan rusak parah.

Dia pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan, dan oleh dokter disebut alergi bahan kimia.